SuaraCianjur.Id- Diffuse Axonal Injury (DAI) adalah salah satu jenis cedera otak traumatis yang paling serius dan mematikan. Cedera ini terjadi ketika otak terguncang keras dan cepat, seperti saat terjadi kecelakaan mobil atau benturan yang kuat pada kepala.
Saat terjadi guncangan, serat-serat saraf yang menghubungkan sel-sel otak dapat terputus atau rusak, menyebabkan kerusakan yang parah pada otak.
Cedera DAI adalah penyebab utama kematian dan kecacatan permanen pada pasien dengan cedera kepala.
Cedera ini dapat terjadi pada semua usia, namun paling sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang berpartisipasi dalam olahraga atau kegiatan yang berisiko tinggi.
Gejala DAI dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cederanya, namun biasanya termasuk sakit kepala, mual, muntah, kebingungan, kelemahan atau mati rasa pada tubuh, kesulitan bicara, dan koma.
Pada beberapa kasus, gejala mungkin tidak muncul secara langsung setelah terjadinya cedera, dan baru terlihat setelah beberapa hari atau bahkan minggu setelahnya.
Proses diagnosis DAI melibatkan serangkaian tes, seperti CT scan atau MRI, untuk memastikan adanya kerusakan pada otak.
Terapi untuk DAI tergantung pada tingkat keparahan cedera, namun dapat mencakup obat penghilang rasa sakit dan anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan, serta terapi fisik dan terapi bicara untuk membantu memulihkan kemampuan motorik dan bahasa.
Namun, proses pemulihan dari DAI bisa memakan waktu yang sangat lama dan seringkali tidak dapat mengembalikan otak sepenuhnya seperti kondisi sebelumnya. (*)
Baca Juga: 4 Pengakuan APA Si Mantan Kekasih yang Dituding Jadi Pembisik Mario Dandy
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Dunia Kesehatan Co.Id
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Prancis, Irak Siap Hadirkan Kejutan Bersejarah
-
5 Minuman yang Bisa Kendalikan Tekanan Darah
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Menakar Ego, Hak Cipta, dan Harmoni yang Hilang di Film Power Ballad
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Sanksi FIFA Halangi Persib Bandung Umumkan Luka Menalo Sebagai Rekrutan Baru
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka