Suara.com - Anastasia Pretya Amanda (19) yang dikenal sebagai Amanda turut terseret dalam kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20) terhadap David Ozora Latumahina (17). Amanda diduga membisiki Dandy terkait tindakan tidak baik David terhadap perempuan berinisial AG (15) yang merupakan pacar Dandy.
Sebelumnya, Mario Dandy menganiaya David Ozora diduga karena laporan AG terkait hal yang tidak menyenangkan. Mario Dandy pun menganiaya hingga David Ozora mengalami koma. Kini, anak Rafael Alun Trisambodo itu ditetapkan sebagai tersangka.
Nama Amanda pertama kali muncul ketika kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi melaksanakan jumpa pers pada Jumat, 24 Februari 2023. Ade menyatakan Mario Dandy memperoleh informasi tindakan ‘tidak baik’ David terhadap AG dari Amanda. Mario pun menanyakannya ke AG dan dikonfirmasi olehnya.
Anastasia Pretya Amanda diduga merupakan cucu dari pensiunan TNI. Amanda tinggal di daerah Cinere, Depok, Jawa Barat. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut pengakuan mantan kekasih Mario Dandy di pusaran kasus penganiayaan David Ozora.
1. Mengaku Mantan Kekasih Mario Dandy
Sumantap Simorangkir selaku kuasa hukum Amanda menyampaikan kliennya mengaku pernah memiliki hubungan asmara dengan Mario Dandy. Namun keduanya berhenti setelah satu tahun. Keduanya berpacaran sejak Oktober 2021 hingga Oktober 2022.
Setelah keduanya berhenti menjalin hubungan, Amanda mengaku tidak menghubungi Mario Dandy lagi. Namun Mario Dandy yang justru beberapa kali terus menghubungi Amanda.
"Kadang MDS menghubungi, yang kadang juga tidak ditanggapi Amanda," jelas Sumantap.
2. Membantah Soal Bisikan Terhadap Mario Dandy Tersebut
Baca Juga: Polisi Abai Lihat Identitas AG Tersebar di Media Sosial, Pakar Hukum Pidana Singgung UU SPPA
Berkaitan dengan dugaan Amanda menyampaikan tindakan ‘tidak baik’ David kepada Mario Dandy, pihak Amanda menepis tuduhan tersebut. Sumantap menyatakan sang klien tidak ada keterlibatan terhadap kasus penganiayaan ini. Sumantap juga menyampaikan Amanda beserta keluarga keberatan namanya terlibat dalam kasus ini.
3. Tidak Berada Di TKP Saat Penganiayaan
Kemudian, Sumantap juga memastikan Amanda tidak berada di tempat terjadinya penganiayaan antara David dengan Dandy. Sumantap juga menegaskan jika masyarakat untuk mengecek CCTV dan saksi jika ada masyarakat yang merasa curiga.
4. Tidak Mengetahui Rencana Penganiayaan Mario Dandy
Selain itu, Sumantap juga menambahkan bahwa Amanda tidak mengetahui rencana penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora. Pasalnya, keduanya sudah tidak pernah berhubungan lagi.
Sumantap berharap pernyataan ini dapat meluruskan pemberitaan yang ada di masyarakat dan berpotensi merugikan Amanda. Amanda dan keluarga menyampaikan rasa keprihatinan atas peristiwa tersebut dan mendoakan agar David segera pulih.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Polisi Abai Lihat Identitas AG Tersebar di Media Sosial, Pakar Hukum Pidana Singgung UU SPPA
-
Kasus David, AGH Pacar Mario Dandy Dipastikan Tetap Dihukum Lewat Peradilan Anak
-
LPSK Umumkan Status Perlindungan Pacar Mario Dandy AGH Hari Ini, Bakal Ditolak?
-
Menelusuri Jejak Kasus Keluarga Rafael Alun, Pernah Lapor Penggelapan Uang di Klaten
-
CEK FAKTA: Agnes Gracia Positif Narkoba, Pengakuan Shane Lukas Terbukti, Apakah Benar?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi