SuaraCianjur.Id- Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia. Namun, sayangnya Indonesia juga merupakan negara dengan penduduk terpendek di Asia Tenggara.
Menurut data WHO (World Health Organization) tahun 2021, rata-rata tinggi badan penduduk Indonesia hanya mencapai 158 cm untuk perempuan dan 165 cm untuk laki-laki.
Angka ini jauh di bawah rata-rata tinggi badan dunia yang mencapai 173 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan.
Padahal, memiliki tubuh yang proporsional dan tinggi adalah idaman banyak orang, khususnya bagi mereka yang ingin terlihat menarik dan percaya diri.
Lalu, apa yang menyebabkan penduduk Indonesia memiliki tinggi badan yang rendah? Beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain faktor genetik, pola makan yang buruk, kurangnya asupan nutrisi, serta kurangnya aktivitas fisik.
Kondisi sosial-ekonomi juga dapat berperan, karena kurangnya akses ke sumber makanan bergizi dan layanan kesehatan.
Namun, meskipun faktor genetik tidak dapat diubah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tinggi badan secara alami, yaitu:
Makan makanan sehat dan bergizi:
Makanan yang sehat dan bergizi, terutama yang mengandung protein, kalsium, dan vitamin D, sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
Baca Juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Perusakan Mobnas Kepala Satpol PP Padang Panjang, Semuanya Ditahan
Beberapa sumber makanan yang dianjurkan adalah susu, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan.
Olahraga:
Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan tinggi badan dengan melatih otot dan tulang untuk tumbuh lebih panjang. Olahraga seperti berenang, bersepeda, dan basket dapat membantu meningkatkan tinggi badan.
Tidur cukup:
Tidur yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Selama tidur, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan yang dapat membantu meningkatkan tinggi badan. Anjuran tidur yang cukup adalah 7-9 jam per hari.
Minum air yang cukup:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial