SuaraCianjur.id- Kemungkinan seoran wanita yang sudah memasuki fase menopause atau berusia 50 tahun ke atas masih bisa hamil atau tidak, diberikan penjelasan oleh dr.Zaidul Akbar.
Menurut ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar menjawab soal kemungkinan wanita masih bisa hamil di usia 50 tahun. Pada umumnya seiring bertambah usai, maa kesuburan wanita akan menurun.
Sehingga peluang kehamilan menjadi semakin kecil. Namun bukan berarti kehamilan tidak bisa terjadi. Kenyataannya kata dr.Zaidul Akbar ada beberapa wanita yang masih bisa hamil ketika menginjak usia 50 atau bahkan lebih.
Kendati berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan, tapi kata namun dr. Zaidul Akbar tidak membantah kalau wanita di usia berapapu masih bisa mengalami kehamilan.
Melansir dari YouTube dr.Zaidul Akbar Official, Rabu (22/3/2023), dr. Zaidul Akbar memberikan jawaban terkait hal itu.
"Saya seorang istri yang sudah menikah, umur saya 50 tahun, tidak haid, apakah masih bisa mempunyai keturunan?," begitu pertanyaan yang diterima oleh dr.Zaidul Akbar.
Dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar, keghamilan masih bisa terjadi jika Allah SWT menghendaki dan mengizinkan. Bahkan kata dia, sebagai besar kehamilan yang disebutkan dalam Al-Quran yakni kehamilan yang tidak normal.
"Bisa. Sebagai besar kehamilan di dalam Al-Quran itu kehamilan yang tidak normal," kata dr.Zaidul Akbar.
Kendati demikian kata dr.Zaidul Akbar hal tersebut masih sangat sedikit untuk zaman sekarang. Tapi tidak perlu dipikirkan.
Baca Juga: Oleskan Madu di Payudara, Tips Nakal ala Dokter Boyke Bikin Pasangan Lebih Agresif saat Bercinta
"Kalau Anda tanya bisa gak? bisa aja kalau Allah bekehendak. Caranya gimana? gak usah dipikirin gitu aja," terang dr.Zaidul Akbar.
Menurut dr.Zaidul Akbar hal tersebut bisa terjadi jika melihat dan berkaca kepada kisah dari istri Nabi Zakaria AS, yang awalnya dianggap mandul. Tapu karena kuasa Allah, istri Nabi Zakaria akhirnya bisa hamil.
"Nabi Zakaria istrinya bisa hamil umur istrinya 70 atau 80 tahun kalau ga salah saya, kalau Nabi Zakaria 90 tahun lebih. Bisa aja," terang dr.Zaidul Akbar.
Apapun itu kata dr.Zaidul Akbar, sebagai seorang manusia hanya bisa berencana dan berharap, kalau masih belum bisa memiliki anak jangan sedih.
"Tapi kalau tidak dikasih keturunan gak susah-susah hati, nanti minta anak yang banyak di surga sama Allah," jelasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan
-
Kebakaran Masih Membara, 11 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla
-
5 Serum Berbahan Green Tea untuk Menenangkan Kulit Berjerawat dan Kemerahan
-
Sinopsis You Are My Fateful Love, Drama Baru Miles Wei tentang First Love
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba Besok di Palembang, Keluarga Diimbau Tak Menjemput ke Asrama Haji
-
Rayakan 57 Tahun Karier Margie Segers, Slank Suguhkan Kolaborasi Bersejarah di Java Jazz 2026
-
Menelusuri Jejak Perkembangan Ilmu Psikologi Melalui Pemikiran Baldwin