/
Senin, 03 April 2023 | 16:00 WIB
Ilustrasi Laptop lemot, beriku cara menangani kondisi laptop yang mengalami penurunan performa melalui cara uninstall aplikasi yang tidak terpakai dan upgrade hardware laptop anda (media.princebook.co.id)

SuaraCianjur.Id - Jika laptopmu terasa lambat dan berbagai upaya sudah dilakukan namun tetap saja tidak membaik, kemungkinan perlu dilakukan uninstall aplikasi yang tidak terpakai pada laptop.

Beraktivitas dengan laptop yang lambat akan membuatmu tidak nyaman dan bisa menimbulkan frustrasi karena pekerjaan tidak terselesaikan tepat waktu. Oleh karena itu, uninstall aplikasi yang tidak terpakai pada laptop perlu dilakukan.

Namun, banyak yang masih bingung tentang cara uninstall aplikasi pada laptop. Artikel ini akan membahas cara uninstall aplikasi pada laptop Windows dan MacBook.

Uninstall Aplikasi yang tidak diperlukan

Ada tiga cara untuk melakukan uninstall aplikasi pada laptop Windows. 

Pertama, melalui Start Menu. Caranya adalah dengan menekan ikon Windows pada keyboard atau taskbar, lalu pilih aplikasi yang ingin dihapus, klik kanan dan pilih Uninstall. 

Kedua, melalui menu Settings. Caranya adalah dengan menekan ikon Windows pada taskbar, pilih Settings, pilih Apps and Features, cari aplikasi yang ingin dihapus, klik aplikasi tersebut, dan klik Uninstall. 

Ketiga, melalui Control Panel. Caranya adalah dengan mencari Windows System pada Start Menu, pilih Control Panel, pilih Programs and Features, pilih aplikasi yang ingin dihapus, klik kanan dan pilih Uninstall.

Sedangkan pada MacBook ada dua cara untuk melakukan uninstall aplikasinya. 

Baca Juga: Dipuji Suami Idaman oleh Aurel, Respon Atta Halilintar Bikin Gemas: Aku Malu

Pertama, melalui Launchpad. Caranya adalah dengan membuka folder Applications atau Dock, pilih aplikasi yang ingin dihapus, tekan dan tahan aplikasi tersebut, klik X dan klik Delete. 

Kedua, melalui Finder. Caranya adalah dengan membuka Finder, pilih folder Application, pilih aplikasi yang ingin dihapus, klik dua kali aplikasi tersebut sambil menekan tombol Command, tarik aplikasi ke Trash, lalu kosongkan Trash melalui Finder.

Selain itu, kamu juga bisa Upgrade Hardware Laptop kamu supaya gak lemot lagi saat buka aplikasi banyak maupun pada saat booting ke OS.

Upgrade RAM

Jika laptop kamu sering mengalami kelebihan beban saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, maka memperbesar kapasitas RAM bisa menjadi solusi yang tepat.

Dengan memasang RAM yang lebih besar, maka laptop kamu bisa memproses data secara lebih cepat dan efisien. Pastikan untuk memilih tipe RAM yang sesuai dengan laptop kamu dan memasangnya dengan benar.

Upgrade SSD

Selain RAM, masalah kinerja laptop yang lemot juga bisa disebabkan oleh kecepatan baca-tulis data yang rendah pada hard disk drive (HDD).

Solusinya adalah dengan mengganti HDD dengan solid state drive (SSD). SSD memiliki kecepatan baca-tulis data yang lebih tinggi sehingga bisa mempercepat proses booting dan membuka aplikasi. Namun, perlu diingat bahwa upgrade SSD bisa memakan biaya yang cukup besar.

Terakhir, kamu juga perlu menjaga perawatan laptop dengan cara ganti pasta processor minimal 6 bulan sekali, menjaga kondisi fisik laptop juga penting untuk memperpanjang usia laptop dan meningkatkan performanya.

Dengan mengganti pasta processor minimal 6 bulan sekali, jika pasta processor sudah kering atau terlalu tipis, maka prosesor akan menjadi panas dan bisa menyebabkan kinerja laptop menjadi lambat. Dengan mengganti pasta processor secara teratur, laptop kamu bisa bekerja dengan lebih baik dan lebih awet.

(*/Tigor Hutabarat)

Sumber: bangamingadget.com

Load More