SUARA CIANJUR – FIFA secara resmi batalkan status Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor. Meski sudah melakukan persiapan yang panjang dan intens, FIFA beberkan beberapa catatan minus dari stadion yang aka digunakan untuk Piala Dunia U20.
Melansir dari akun Instagram @mercekastadion, FIFA menilai bahwa terdapat beberapa hal dari setiap stadion yang harus diperbaiki.
Untuk Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), FIFA menilai bahwa masih perlu ada perbaikan lokasi penempatan kamera dan pagar pembatas tempat latihan.
Selain itu untuk Stadion Si Jalak Harupat (SJH), diminta untuk perhatikan kondisi tribun, area penayangan siaran, dan pagar pembatas.
Kemudian, untuk Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dinilai bermasalah di tempat parkir, sedangkan Stadion Manahan bermasalah dilapangan.
Semetara itu, Stadion Gelora Bung Tomo, wajib untuk perbaiki akses media, area penonton untuk difabel, parkir, kursi di sisi selatan.
Dan untuk Stadion I Wayan Dipta, catatannya adalah area lintasan atletik dan penambahah single seat area tribun belakang gawang.
Seperti yang diketahui, batalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20, disebabkan oleh beberapa faktor, utamanya adalah faktor politik yang mana terdapat penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel.
Hal ini menjadi polemik besar, sehingga memancing FIFA untuk batalkan Indonesia sebagai tuan rumah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Akhir dari Pelarian Kiai Cabul, Ashari Diringkus di Wonogiri