SUARA CIANJUR- Daniel Siagian, Koordinator LBH Pos Malang mengungkap fakta mengejutkan dimana masih adanya intimidasi dari pihak tertentu kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan.
Menurutnya, ancaman yang dilayangkan ke keluarga korban itu tidak secara langsung melaonkan lebih ke intimidasi halus dan distraksi.
Bahkan, ia menyebut bahwa ada upaya untuk memecah belah keluarga tragedi Kanjuruhan yang masih terus memperjuangkan keadilan atas melayangnya 135 nyawa dalam tragedi mengenaskan tersebut.
Daniel memberi contoh seorang keluarga korban yang didatangi oleh polisi dari Polda Jawa Timur, polres, polsek setempat setelah wawancara dengan stasiun TV nasional.
“Itu dalam tanda kutip, menjadi satu tanda bahwa jika ada keluarga korban yang menyuarakan soal keresahan putusan kemarin yang sangat ringan itu, justru dihadapi dengan treatment yang sedemikian rupa itu,” kata Daniel di Kantor Komnas HAM, Latuharhary, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023).
Menurutnya, aparat tersebut mendatangi rumah keluarga korban dengan bertahap. Kemudian, kedatangannya hanya sebentar.
Walaupun seperti itu, langkah aparat mendatangi rumah keluarga korban sudah dinilai menunjukan adanya tindak intimidasi.
Oleh karena itu, keluarga korban Kanjuruhan akan mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar menjamin perlindungan hukum terhadap keluarga korban.
“Kami akan melakukan tindak lanjut terhadap upaya hukum yang akan dilakukan bersama keluarga korban yang tentu berkoordinasi dengan LPSK, Komnas HAM, dan Kejaksaan Agung,” pungkas Daniel. (*)
Baca Juga: Boyong 23 Pemain Hadapi Persis Solo, Persik Kediri Ingin Tutup Musim Ini dengan Indah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026