/
Jum'at, 14 April 2023 | 15:33 WIB
Penurunan elektabilitas Ganjar Pranowo diakibatkan oleh pernyataannya yang tidak setuju dengan keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20. (suara.com / Dok Pemprov Jateng)

SUARA CIANJUR - Isu mengenai kemungkinan pencalonan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dari partai PDI Perjuangan, menimbulkan kegelisahan di internal partai tersebut. 

Bahkan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dilaporkan telah memarahi Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo terkait isu tersebut.

FX Rudy, yang dikenal sebagai sosok yang tegas dan berkepala tegak dengan kumis yang tebal, mengakui bahwa ia tidak pernah menyampaikan kalimat "Ganjar Pranowo Presiden berikutnya menggantikan Presiden RI Joko Widodo", yang menjadi pokok permasalahan dalam insiden tersebut.

Menurut Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, ia tidak pernah bertemu dengan jurnalis dan membahas isu Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dari PDIP. 

Meskipun isu tersebut tidak benar, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah tersebut meningkat dengan pesat.

FX Hadi Rudyatmo, mengakui fluktuasi elektabilitas Ganjar Pranowo yang wajar karena dekat dengan Presiden Joko Widodo yang juga kader PDI Perjuangan. 

Penurunan elektabilitas Ganjar Pranowo diakibatkan oleh pernyataannya yang tidak setuju dengan keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20, yang menyebabkan Indonesia dicabut sebagai tuan rumah.

"Yang namanya survei itu pasti naik turun to, dulu Pak Prabowo turun, sekarang naik. Pak Ganjar turun karena sepak bola, lah itu perlu pemahaman dulu," papar Rudy. (*)

(*/Haekal)

Baca Juga: Mau Mudik? Jangan Lupa Selalu Amalkan Doa Perjalanan Jauh Ini!

Load More