/
Jum'at, 14 April 2023 | 14:00 WIB
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan bahwa partainya telah mempersiapkan Pilpres 2024, dan juga menerima untuk kerjasama dengan koalisi lain (Suara.com/Ria Rizki)

SUARA CIANJUR - Ahmad Basarah, selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mengumumkan bahwa partai tersebut telah siap menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 dengan berbagai strategi yang tersedia. 

Dia juga mengungkapkan bahwa PDIP memiliki beberapa opsi dalam Pilpres tersebut.

"Kalau berbicara tentang kerja sama politik pada Pilpres 2024 yang akan datang, PDI Perjuangan siap dengan semua skema atau yang disebut the best option (pilihan terbaik) atau the best alternative (alternatif terbaik)," ungkapnya.

Rencana tersebut meliputi kemungkinan PDIP untuk mencalonkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari internal partai, atau menjalin kerja sama dengan koalisi yang telah ada, seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) atau Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).

"Kami punya opsi maju sendiri, kami juga punya opsi bekerja sama dengan blok kerja sama parpol yang ada. Misalnya, dengan KKIR atau KIB atau kami juga siap kerja sama dengan apa yang disebut dengan kerja sama politik besar," ujarnya.

Ahmad Basarah juga menegaskan bahwa PDIP merupakan partai yang terkenal dengan tradisi politik gotong royong, di mana selalu menjalin kerja sama dengan partai politik lainnya.

"Politik PDIP itu gotong royong. Akan tetapi, kemungkinan kerja sama (politik) gotong royong itu harus diletakkan pada prinsip demokrasi yang disepakati," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Basarah juga menuturkan bahwa ada tiga skenario yang mungkin terjadi, yaitu adanya empat pasangan calon presiden dan wakil presiden, tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden, atau dua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Ahmad Basarah menjelaskan bahwa jika terdapat empat pasangan calon, maka PDIP akan mencalonkan pasangan calon presiden dan wakil presiden dari internal partai. 

Baca Juga: Nikita Mirzani 'Roasting' Jessica Iskandar yang Bangkrut: Terlalu Sering Merendah, Ditipu Akhirnya

Sementara itu, tiga blok partai lainnya, yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan menurunkan pasangan calon presiden dan wakil presiden mereka masing-masing. (*)[ANTARA]

(*/Haekal)

Load More