SUARA CIANJUR- Seperti yang diketahui Bupati Cianjur Herman Suherman meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat eselon yang berada di lingkungan Pemkab Cianjur agar tidak mudik.
Mereka dilarang mudik dalam Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah tahun ini. Kebijakan itu muncul dari Herman Suherman dengan alasan kalau Cianjur masih dalam suasana duka, akibat guncangan gempa magnitudo 5,6 tahun lalu.
Jadi dengan hadirnya para pejabat di masyarakat akan sangat dibutuhkan.
"Terlebih masih banyak saudara-saudara kita yang berada di lokasi pengungsian," ucap Herman kepada wartawan, Senin (17/4/2023) kemarin.
Bupati Cianjur turut mewajibkan kepada ASN dan kepada para kepala OPD atu dinas, untuk merayakan Idul Fitri dengan masyarakat korban gempa yang ada di lokasi bencana.
Termasuk Herman juga meminta kepada keluarga pejabat, bawa keluarganya untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat saat perayaan lebaran nanti.
“Melaksanakan shalat Ied bersama dan berbagi rezeki dengan warga. Para pejabat, saya instruksikan harus membawa keluarga mereka nanti," terangnya.
Herman mengatakan para pejabat bakal disebar ke wilayah-wilayah yang terkena dampak. Minimal satu OPD akan berada di satu titik lokasi bencana gempa kemarin.
"Kalau OPDnya sudah selesai penanganan di desanya, akan saya kolaborasikan dengan desa yang belum beres ," terang Herman. (*)
Baca Juga: MotoGP 2023 Amerika: Drama pada Putaran Awal, Empat Pembalap Jatuh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Menilik Esensi Less Waste di Era Digital, Perlu Kritis Sebelum Checkout?
-
Akomodasi Negara Peserta Piala AFF 2026 Bermasalah, Rico Waas Bohongi AFF dan PSSI?
-
Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama
-
Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia
-
Profil Eka Rismayanti dan Radiansyah, Pasutri Owner WO Marwah yang Tipu 58 Calon Pengantin
-
3 Zodiak yang Keuangannya Paling Bersinar dan Hoki Mulai 2 Juni 2026, Kamu Termasuk?
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Mengubah Kebiasaan, Mengubah Masa Depan: Review Buku Goodbye! Kebiasaan Buruk
-
Sarwendah Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Ruben Onsu: Kasihan Anak-Anak