SUARA CIANJUR- Truk sumbu tiga dan kendaraan berat angkutan barang lainnya dibatasi ketika melintas di jalur mudik Kabupaten Cianjur.
Hal tersebut dilakukan oleh Polres Cianjur sebagai langkah antisipasi kemacetan yang terjadi, ketika arus mudik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah berlangsung.
Cuma kendaraan yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sembako yang bisa melintas di wilayah mudik Cianjur.
Menurut Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Anaga Budiharso, terkait dengan pembatasan tersebut sudah berdasarkan dengan surat keputusan bersama antar Kepolisian dan Kementerian Perhubungan, termasuk Bina Marga saat mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Bagi kendaraan truk besar yang tidak memiliki striker bakal disuruh putar balik.
"Untuk truk yang diperbolehkan melintas, wajib memasang stiker tanda kendaraan yang didapat dari Kemenhub khusus pengangkut bahan pokok dan BBM. Untuk truk tidak menggunakan stiker, akan dikembalikan karena dilarang melintas di jalur mudik Cianjur," ungkap AKP Anaga.
Sementara untuk truk yang membawa bahan galian, masih bisa diberi izin untuk beroperasi dan melintas di jalur utama. Tapi dengan waktu mulai dari pukul 24.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.
Sehingga pada waktu pagi sampai dengan malam hari, truk bahan galian dilarang untuk melintas. Larangan tersebut telah berlaku sejak tanggal 17 April hingga 2 Mei mendatang.
Tapi larangan itu bakal diatur lagi ketika volume kendaraan mudik dan arus balik nanti mulai berangsur berkurang.
Baca Juga: Pelaku Kejahatan Jangan Bikin Ribet, Polda Jabar Tanam Penembak Jitu di Jalur Mudik Lebaran
"Kami sudah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan, terkait dengan kebijakan pemberlakuan pembatasan jalur yang digunakan pemudik. Sehingga ketika diberlakukan tidak ada kendaraan berat yang melintas," jelas AKP Anaga lagi.
Pihaknya masih belum menerapkan sanksi tilang atau memutar balik kendaraan berat yang sedang yang melintas. Hanya saja usai diberikan sosialisasi termasuk dengan peringatan, jika tetap melanggar aka nada sanksi tegas yang diberikan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal