/
Selasa, 25 April 2023 | 17:30 WIB
Ketuma Umum PSSI Erick Thohir meminta agar pemain timnas Indonesia U22 tidak berorientasi kepada uang saat bermain di SEA Games 2023. (Foto: DOK. PSSI)

SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berikan pernyataan monohok terkait dengan pemberian bonus SEA Games bagi timnas Indonesia U22. Dirinya menyatakan harus juara terlebih dahulu, baru berbicara tentang bonus. 

“Juara saja belum sudah ngomongin bonus. Nah kita ini kadang kecepatan, berprestasi dulu, baru ada hasilnya (bonus),” ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @kitagaruda.ina, Selasa (25/4/2023). 

Selain itu Erick Thohir juga menyindir bahwa segala sesuatunya itu jangan berorentasi kepada uang, tapi harus karna bangsa dan negara. 

“Jangan semuanya itu uang, uang, dan uang, akhirnya tujuannya tidak murni buat merah putih. Sama dengan naturalisasi, harus benar-benar mau,” lanjut Erick Thohir. 

Adapun terkait dengan kesiapan timnas Indonesia U20 di ajang SEA Games 2023, dikabarkan skuad asuhan Indra Sjafri saat ini sudah berangkat ke Kamboja. 

Pelatih Indra Sjafri sudah pasti membawa 20 pemain, diantaranya adalah pemain yang abroad, yaitu Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan. 

Di sisi lain, federasi dan pengelola sepak bola Indonesia memang sedang menjadi sorotan terkait dengan masalah keuangan. Hal ini dipicu terkait dengan masalah pemberian bonus kepada juara BRI Liga 1 2022/2023, PSM Makassar. 

Dalam mengatasi masalah ini, Erick Thohir langsung bertindak cepat dengan berencana akan mengadakan audit besar-besaran kepada PSSI dan PT LIB, dengan menggandeng konsultan akuntansi berlabel internasional. 

Baca Juga: Saldo e-Toll Pemudik Kurang Bikin Macet di Gerbang Tol

Load More