SUARA CIANJUR - Dengan waktu singkat, polisi bisa meringkus pria yang melakukan penganiayaan dan penodongan senpi terhadap sopir taksi online bernama Hendra. Penangkapan terjadi setelah sang koboi beraksi dengan ancaman pistol viral di jagat maya.
"Tertangkap team gabungan Polda Metro Jaya. Krimum, krimsus dan Polres Jakarta Barat," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat (5/5).
Hengki menuturkan pelaku teringkus ketika sedang sembunyi di apartemen di Serpong, Tangerang Selatan.
"Di Apartemen M Town Residence Serpong," katanya.
Tapi, identitas pelaku dan kronologi belum bisa Hengki beberkan. Alasannya adalah kasus tersebut akan dirilis langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, malam nanti.
Perintah Kapolda
Sebelumnya, Irjen Karyoto selaku Kapolda Metro Jaya memerintahkan jajarannya untuk mencari dan meringkus pelaku. Tindakan arogan yang dilakukan pelaku sempat terekam kamera dan heboh di sosial media.
"Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan jajaran reserse untuk segera mencari dan menangkap," ujar Karyoto.
Arahan diberikan ketika sudah diketahui bahwa pelat nomor dinas yang digunakan pelaku adalah palsu dan tidak terdaftar di Biro Logistik Polda Metro Jaya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Tak Sudi Mobil Berpelat Dinas Polri Disalip, Aksi 'Koboi Tambun' Ngamuk hingga Ancam Driver Taksol Pakai Pistol
-
Aniaya Sopir Taksi Online, Koboi Jalanan Pengemudi Mobil Pelat Dinas Polri Diciduk di Apartemen
-
'Koboi Jalanan' Penganiaya Sopir Taksi Online di Jakarta Barat Diciduk di Apartemen Kawasan Serpong
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan