SUARA CIANJUR - Publik dihebohkan oleh pengakuan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana, mengenai rencana Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengesahkan pemilihan umum dengan sistem proporsional tertutup.
Dalam sistem proporsional tertutup, pemilih atau rakyat hanya dapat memilih partai politik, bukan calon individu yang diusung oleh partai tersebut.
Mengutip dari Twitter pribadinya, “Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja. Info tersebut menyatakan, komposisi putusan 6 berbanding 3 dissenting,” tulis Denny.
Pernyataan Denny ini menuai banyak tanggapan dari para pengguna media sosial. Beberapa di antaranya menganggap sistem ini membatasi pilihan rakyat dalam memilih pemimpin mereka, seperti membeli kucing dalam karung.
“Jika benar MK memutuskan kembali ke sistem proporsional tertutup, maka ini berbahaya buat Demokrasi. Demokrasi kita alami kemunduran. Masyarakat kita dipaksa memilih kucing dalam karung,” tulis salah satu netizen.
Namun, ada juga yang membela dan menganggap sistem ini dapat mengurangi biaya kampanye politik.
“Faktanya Politisinya sendiri lebih setuju Caleg dipilih secara Proporsional tertutup. Sbb harga Caleg mahal Pak 500jt blm biaya kampanye” komentar netizen lainnya.
Sementara itu, banyak netizen yang terlihat pasrah. Dengan adanya perubahan mendadak dalam sistem pemilihan umum ini, kekacauan sepertinya tidak dapat dihindari.
“Apapun keputusan yang mau diambil, sebaiknya tunggu saja rezim ini berakhir. Tapi kalau mereka tetep maksa chaos adalah jalan terbaik. Kemudian adili mereka yg memaksakan kehendak,” tulis netizen dengan perasaan pasrah. (*)
Baca Juga: 3 Pemikiran Negatif tentang Mantan Pasangan yang Bikin Hubungan Rawan Bubar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026