Suara.com - Sosok pengacara kondang yakni Denny Indrayana sesumbar mengaku bahwa ia mengantongi informasi dari Mahkamah Konstitusi soal keputusan sistem yang dipakai di Pemilu 2024 mendatang.
Denny menggunakan informasi tersebut sontak 'membocorkan' keputusan MK yang mengetok palu bahwa Pemilu mendatang dilaksanakan dengan sistem proporsional tertutup.
Sontak, Denny jadi bulan-bulanan para politisi dan sesama praktisi hukum gegara dinilai melangkahi pemerintah yang urung memberikan pernyataan resmi.
Lantas, bagaimana kelanjutan dari polemik yang dituai Denny itu? Simak jawabannya di daftar kontroversi yang pernah dituai Denny Indrayana berikut.
Pernah 'larang' Freddy Budiman salat Idul Fitri
Denny Indrayana sempat mengkritik narapidana narkoba Freddy Budiman ditahan.
Denny melayangkan 'larangan' ke Freddy bahwa sang narapidana tersebut tak perlu salat Idul Fitri lantaran sifatnya sunnah atau dianjurkan, bukan diwajibkan. Ditambah lagi, Freddy merupakan tahanan isolasi.
"Salat Ied itu sunnah. Dia bandar narkoba yang sedang dihukum isolasi," cuit Denny via akun Twitternya.
Bela Meikarta
Baca Juga: Siapa Denny Indrayana? Sosok yang Sebar Rumor MK Ubah Sistem Pemilu 2024
Sosok eks Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI (Wamenkumham) ini juga sempat membuat publik kecewa lantaran ia menjadi pengacara membela proyek Meikarta yang sempat dikasuskan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Denny nekat menjadi kuasa hukum bagi PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) yang turut terlibat dalam proyek bermasalah tersebut.
Kala ditanya mengapa Denny membela para pengembang Meikarta, ia mengaku didasari oleh keputusan personal yang tidak ia paparkan lebih lanjut.
'Bocorkan' keputusan MK, jadi bulan-bulanan pejabat
Denny melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dennyindrayana99 mengaku bahwa dia mendapat informasi bahwa MK memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup.
"Info tersebut menyatakan, komposisi putusan 6 berbanding 3 dissenting," tulis Denny, Minggu (28/5/2023).
Berita Terkait
-
Denny Indrayana Bikin Gaduh Usai Bocorkan Isu Putusan MK, KPU Langsung Bereaksi
-
Siapa Denny Indrayana? Sosok yang Sebar Rumor MK Ubah Sistem Pemilu 2024
-
Minta MK Usut Pihak yang Bocorkan Putusan Gugatan, Mahfud MD Malah Diminta Terima Kasih ke Denny Indrayana
-
Mahfud MD: Tak Perlu Risau Apapun Keputusan MK, yang Was-Was Nanti Parpol
-
Kapolri Dalami Unsur Pidana Soal Isu Bocoran Putusan MK yang Disebar Denny Indrayana
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik
-
Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang
-
DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!
-
Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla
-
Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan