SUARA CIANJUR - Kehilangan keperawanan sering kali menjadi topik yang dipertanyakan di masyarakat. Kehilangan keperawanan adalah proses individual yang terjadi pada setiap wanita. Hal ini bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti budaya, agama, pendidikan, lingkungan, dan keputusan pribadi.
Mengutip dari laman resmi twitter @stats_feed, Sabtu (3/6/2023), ternyata rata-rata usia wanita Indonesia kehilangan keperawanannya adalah kisaran usia 19,1 tahun. Usia ini relatif lebih muda dibanding negara Asia Tenggara lainnya.
Rata-rata usia wanita Malayasia kehilangan keperawanan berada di usia 23 tahun, sedangkan Singapura berada diusia 22,8 tahun. Sementara Thailand usia 20,5 tahun, dan Vietnam 19,7 tahun.
Adapun tiga negara yang rata-rata usia wanita paling muda kehilangan keperawanannya adalah Islandia 15,6 tahun, Denmark, 16,1 tahun, dan Swedia 16,2 tahun.
Mengetahui rata-rata umur ketika sebagian wanita Indonesia kehilangan keperawanan mereka dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan ini.
Pendidikan dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi serta hak-hak seksual dan reproduksi juga memainkan peran dalam keputusan seseorang untuk kehilangan keperawanan mereka.
Pendidikan yang komprehensif dan akses yang memadai terhadap informasi yang benar dan obyektif dapat membantu individu membuat keputusan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan nilai-nilai mereka.
Selain itu perkembangan sosial dan perubahan norma dalam masyarakat dapat mempengaruhi umur saat keperawanan hilang. Seiring berjalannya waktu, pandangan masyarakat tentang seksualitas dan keperawanan telah mengalami perubahan yang signifikan. Ini dapat berdampak pada usia saat seseorang memutuskan untuk kehilangan keperawanan mereka. (*)
Baca Juga: 4 Reformasi Liga 1 Indonesia di Tangan Erick Thohir: Untungkan Timnas!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena