SUARA CIANJUR - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang mengoordinasikan penanganan kasus dugaan pemotongan gaji guru di Kabupaten Lombok Barat.
Dalam rangka penanganan kasus ini, Polda NTB telah melakukan koordinasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, menjelaskan bahwa koordinasi tersebut bersifat internal dan tidak boleh disalahartikan oleh publik.
"Koordinasi ini hanya sifatnya internal saja. Jadi, jangan salah persepsi," sebutnya.
Kasus pemotongan gaji guru ini diduga melibatkan oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat.
Diduga sebanyak 100 guru menjadi korban pemotongan gaji dengan jumlah potongan sebesar Rp 500 ribu setiap bulannya.
Jumlah yang cukup besar ini menjadi alasan seriusnya penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian, karena hal ini dapat berdampak buruk bagi para guru yang menjadi korban.
Pihak kepolisian sedang berusaha untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk memperkuat kasus ini. (*)
Baca Juga: Presiden Jokowi Dukung Proposal Perdamaian Prabowo di Ukraina dan Rusia
Berita Terkait
-
Kontroversi Polisi: Pengendara Motor Bercelana Loreng Lolos dari Tilang
-
KemendikbudRistek Menghadirkan Solusi Terkini dalam Pendidikan, Sistem Marketplace, Seperti Apa Itu?
-
Korban Penipuan! Siswa SMAN 21 Bandung Kecewa, Study Tour Batal, Uang Dibawa Kabur Penipu
-
Salut! Guru Muda ASN Ini Berani Lawan Pungli dan Laporkan, Disebut Juga Tantangannya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara