SUARA CIANJUR - Perselingkuhan yang dilakukan oleh Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett dibongkar oleh Lady Nayoan.
Menurut tangkapan layar yang beredar, terungkap bahwa mereka berhubungan melalui aplikasi Gojek.
Namun, istri Rendy Kjaernett mengungkapkan bahwa mereka juga menggunakan aplikasi Telegram untuk berkomunikasi.
Lady Nayoan menceritakan kronologi saat ia memergoki perselingkuhan suaminya, Rendy Kjaernett.
Alasan penggunaan Telegram tersebut diduga karena mereka ingin tetap menjaga kerahasiaan perselingkuhan mereka.
Telegram dianggap kurang umum digunakan dibandingkan WhatsApp, sehingga lebih sulit untuk diketahui oleh orang lain.
Hal ini terungkap ketika Lady Nayoan berada di wawancara bersama Dr Richard Lee di kanal Yotubenya, yang diunggah pada hari Jumat (23/6/2023).
"Aku mau bangunin, handphonenya tuh masih kebuka. Kebuka Telegram. Jadi dia nggak pakai WhatsApp awalnya, dia pakai Telegram," kata Lady Nayoan.
Meskipun menggunakan aplikasi Telegram, dalam tangkapan layar yang beredar terlihat bahwa Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett masih menggunakan panggilan mesra seperti "ayang" dalam percakapan mereka.
Baca Juga: AFC U-17: Kilas Balik Perjalanan Para Wakil Asean di Babak Penyisihan Grup
"Masih ayang-ayangan, kalau yang waktu pertama kali aku cek itu. Sebenernya singkat sih, kayak 'Ayang nanti kabarin aku ya', 'Iya sayang, aku kabarin. Makasih ya ayang'. Pokoknya masih ayang-ayangan," tutur Lady.
Seperti yang diketahui, Syahnaz dan Rendy telah memanggil dengan panggilan suami dan istri. Hal tersebut memicu kontroversi dan mengundang ragam komentar dari netizen.
"Chattingan pake Gojek tuh membuktikan kalau selingkuh itu bukan khilaf tapi habit dan nggak bisa sembuh. Gi** aja sampe kepikiran buat chattingan pake Gojek tuh effort banget," komen akun @ar****************** di kolom komentar Yotube Dr Richard Lee. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak