SUARA CIANJUR – FIFA Matchday bulan Juni sudah usai. Beberapa negara mendapatkan hasil positif dan meraih peningkatan peringka FIFA, salah satunya adalah Malaysia.
Saat ini peringkat FIFA Malaysia berada di nomor 138 dunia, berada di atas Indonesia yang berada di peringkat 150 dunia.
Atas capaian ini, pelatih Malaysia Kim Pan Gon menyebut bahwa timnya berprogres terlalu cepat.
"Saya sering berdiskusi dengan FAM karena progres kami terlalu cepat," ujar Kim Pan-gon, dikutip dari laman Stadium Astro, Minggu (25/6/2023).
Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai bahwa hal ini bukan pertanda baik. Hal ini karena publik sepak bola Malaysia akan berekspektasi terlalu tinggi.
"Lonjakan peringkat yang tiba-tiba bukanlah pertanda baik. Suatu hari semua orang memiliki harapan yang tinggi,” lanjutnya.
Malah dirinya merasa khawatir karena sumber daya pemain dari Negeri Jiran tersebut sangat terbatas.
"Kita harus menyadari bahwa kita memiliki sumber daya yang terbatas, saya cukup khawatir,” sambungnya.
Pernyataan ini sontak langsung mendapat reaksi dari netizen Indonesia. Ada yang menilai bahwa peringkat hanyalah angka, dan tak perlihatkan kualitas.
Baca Juga: Timnas Indonesia Mulai Dikenal di Argentina, Nama Shin Tae-yong Disebut-sebut
“Rangking hanyalah sebuah angka, mentalitas dilapangan yg paling penting,” tulis salah satu netizen.
Selain itu, ada juga yang membandingkan dengan progres yang sedang dijalani oleh timnas Indonesia skuad asuhan Shin Tae Yong.
“Naah brarti indonesia dgn STY sdh sangatlah tepat..di tangan STY memang timnas tdk bisa melesat cpt..tp progress positif & kwalitas perlahan lahan naik..,” tulis netizen lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja