SUARA CIANJUR – Hiruk pikuk kehidupan seringkali membuat kita selalu dihantui rasa was-was, tidak tenang, dan jauh dari kebahagiaan. Salah satu sahabat terdekat Rasulullah Muhammad SAW, Ali bin Abi Thali RA, pernah mengatakan bahwa terdapat tujuh perkara yang harus dijauhi agar hidup bisa lebih tenang, bahagia, dan kehormatan dirimu dan agamamu bisa terjaga.
Berikut tujuh perkara yang harus kamu jauhi dalam hidup, menurut Ali bin Abi Thalib.
1. Jangan Meratapi Masa Lalu
Masa lalu bukan untuk diratapi, tapi untuk direnungkan, diambil pelajaran untuk menjadi sebuah hikmah dan pelajaran yang bisa dilakukan di masa yang akan datang.
2. Jangan Pikirkan Sesuatu yang Belum Terjadii
Terlalu memikirkan sesuatu yang belum terjadi membuat kita akan khawatir, sedih, bahkan bisa depresi.
3. Jangan Menghina Orang lain
Menghina orang lain sama dengan sedang menanam noda dalam hati. Dirinya menjadi pribadi yang penuh dengan kedengkian. Jika apa yang engkau hina ada dalam dirimu. Berkacalah pada diri sendiri sebelum menghina orang lain.
4. Jangan Meminta Balasa
Baca Juga: 3 Film India Bergenre Thriller yang Tayang di Netflix, Penuh Ketegangan
Janganlah kamu meminta balasan dari pekerjaan yang belum pernah dilakukan. Hal ini akan menjatuhkan kehormatan dan harga diri kita.
5. Jangan Melihat sesuatu
Janganlah kamu melihat sesuatu yang belum kamu miliki dengan penuh ketamakan.
6. Jangan Marah
Janganlah kamu marah kepada orang yang telihat tenang. Hal ini karena sedang membangunkan singa dari tidurnya dan memancing kelaparan buaya.
7. Jangan Memuji Orang yang Tidak Tahu Diri
Orang yang tidak tahu diri semakin dipuji semakin menjadi-jadi dan tidak akan menemukan jalan untuk mengkoreksi dirinya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026