SUARA CIANJUR - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa sejumlah perbaikan dilakukan pada Jakarta International Stadium (JIS) agar dapat digunakan sebagai tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-17.
Erick Thohir yakin bahwa jika FIFA melakukan inspeksi pada JIS saat ini, stadion tersebut akan dihapus dari daftar lokasi pertandingan.
Erick Thohir menyatakan bahwa pemerintah berkeinginan untuk memastikan bahwa JIS memenuhi kualifikasi FIFA. Dia juga meminta agar tidak ada perdebatan terkait rumput di JIS.
"Rumput itu ada yang kuat matahari lama, ada yang kuat matahari sedikit, gitu kan. Rumput yang di JIS itu, lihat di lapangan latihan. Rumput yang dipakai di dalam, di lapangan latihan bagus, karena mataharinya cukup. Ketika yang di dalam, mataharinya kurang. Jadi rumputnya tidak bisa beradaptasi, perlu rumput jenis lain," ucap Erick.
Selanjutnya, Erick Thohir berharap agar tidak ada saling menyalahkan terkait JIS ini. Erick menginginkan agar stadion yang diajukan sebagai venue Piala Dunia U-17 dapat memenuhi standar FIFA.
Selain itu, Erick juga membahas bahwa Indonesia tidak menerima hukuman dari FIFA. Erick menyatakan bahwa hal ini terjadi setelah FIFA melihat rencana olahraga Indonesia untuk tahun 2045.
"Kalau saya simpel, bahwa sesuai dengan blue print daripada PSSI dengan FIFA, waktu itu kita terselamatkan, tidak mendapat hukuman, bayangin lho, Kanjuruhan nggak dihukum, gagal 'titik-titik' nggak dihukum. Itu kan jangan juga kita jadi anak emas tapi dimusuhin juga anggota FIFA. Berarti, kalau gitu, FIFA nggak punya standar? Oh nggak boleh," sebutnya.
"Nah, kenapa waktu itu kita nggak dihukum, adalah memberikan blue print, memberikan olahraga 2045 plus renovasi stadium sebanyak 22 untuk supaya standar internasional. Ini bedain internasional sama FIFA, beda lho, ini jangan sampai," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Langsung Pimpin Komite Wasit PSSI Demi Berantas Mafia Sepakbola
-
Menyedihkan! Wasit Mini Turnamen U20 Belum Dibayar PSSI, Pak Erick Thohir Tolong Bantu Bersihkan!
-
Tanggapi Polemik Rumput JIS untuk Piala Dunia U17, Wasit Thariq Alkatiri Sebut Sudah Sangat Baik, Tapi??
-
Seleksi Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U17 Dimulai, Indra Sjafri Komitmen Sajikan Pemain yang Terbaik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis