SUARA CIANJUR - Banyak suami yang mengalami disfungsi ereksi, yang membuat mereka tidak mampu memuaskan istri saat berhubungan intim, sehingga sering merasa kecewa.
Pertanyaannya, apakah disfungsi ereksi bisa disembuhkan?
Dokter Spesialis Urologi dari Eka Hospital BSD, dr. Dyandra Parikesit, menjelaskan bahwa disfungsi ereksi adalah kondisi di mana penis tidak bisa ereksi atau tidak dapat mempertahankan ereksi untuk melakukan hubungan intim yang memuaskan.
Tingkat keparahan disfungsi ereksi bisa bervariasi, mulai dari gangguan minimal ereksi hingga ketidakmampuan untuk ereksi sama sekali.
Mengutip dari Suara.com, "Pada kasus ini, kebanyakan pria merasa malu untuk memeriksakan diri dan menimbulkan banyak masalah mulai dari kehidupan seksual hingga kesehatan mental. Padahal penyakit ini semakin berisiko dialami saat bertambah usia," tutur dr. Dyandra.
Dr. Dyandra mengatakan bahwa banyak pria merasa malu untuk memeriksakan diri ketika mengalami masalah ini, padahal disfungsi ereksi bisa disembuhkan dan diobati tergantung pada penyebab dan masalah utamanya.
"Ada beberapa obat-obatan serta terapi lain yang mungkin bisa Anda lakukan, tergantung dari permasalahan utama yang menyebabkan disfungsi ereksi tersebut," jelasnya.
Sebelum memberikan pengobatan, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi kondisi pasien.
Dokter juga akan menanyakan obat-obatan yang dikonsumsi dan gaya hidup yang dijalani.
Baca Juga: Beberapa Nama Politisi Mendadak Hilang di Kasus Korupsi BTS, Ada Apa?
Setelah itu, dokter dapat meresepkan obat, melakukan suntikan langsung ke penis, atau memberikan terapi lain seperti terapi hormon, Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT), suntikan intrakavernosa, atau penggunaan alat bantu pompa vakum ereksi.
"Dokter juga dapat merekomendasikan untuk melakukan sesi terapi dengan psikolog jika dirasa gangguan disfungsi ereksi disebabkan karena masalah mental," ungkapnya.
Namun, jika disfungsi ereksi disertai dengan kondisi seperti darah tinggi dan diabetes, penanganannya mungkin akan lebih rumit dan mendetail.
Beberapa penyebab disfungsi ereksi antara lain stres, kelelahan, gangguan hormon, masalah pembuluh darah, obesitas, kurang olahraga, merokok, minum alkohol, dan riwayat penyakit tertentu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Harga Emas Antam, USB, Galeri24 di Pegadaian Melejit Rabu 15 April 2026
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
Buku Lelah Tapi Untuk Masa Depan: Meski Sepi, Kabar Baiknya Kamu Bertumbuh!
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pernikahan Cuma 2 Bulan, Boiyen Bongkar Tabiat Mantan Suami
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Cari Sepeda Bekas Murah Tapi Kualitas Sultan? Ini 5 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan yang Bagus
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut