SUARA CIANJUR - Kamis (13/7/2023), tepat 100 hari setelah dilantiknya Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Dito Ariotedjo masih belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sikap tersebut mendapat kritikan dari pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, yang menilai bahwa sebagai seorang menteri muda yang diharapkan membawa perubahan.
Menurutnya Dito memperlihatkan integritas yang tinggi, terutama dalam hal kejujuran.
Ujang Komarudin juga mencatat bahwa ini bukanlah kali pertama Presiden Jokowi tidak memperhatikan rekam jejak para pembantunya di kabinet.
Sebelumnya, terdapat kasus kewarganegaraan ganda yang melibatkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar.
KPK sendiri telah menyatakan bahwa sampai saat ini, Dito Ariotedjo belum menunjukkan itikad baik untuk menyerahkan LHKPN.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas di dalam pemerintahan. (*)
Baca Juga: CEK FAKTA: 16 Saksi Utama Al-Zaytun Ditangkap dan Nyawa Panji Gumilang Terancam Dibinasakan
Berita Terkait
-
Menpora Dito: Senam Akan Jadi Kurikulum Wajib di Seluruh Sekolah Indonesia
-
Erick Thohir Bahas Piala Dunia U17 Bareng Menpora, Warganet Soroti Kualitas Wasit BRI Liga 1 Persib vs Arema Fc: Tolong Evaluasi
-
Bertemu Menpora Bahas Persiapan Piala Dunia U17, Erick Thohir Disindir Keras Lagi-Lagi soal Wasit
-
Romo Syafi'i Beberkan Asumsi dalam Kasus Korupsi BTS Menteri Dito Ariotedjo
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo