/
Kamis, 13 Juli 2023 | 12:45 WIB
Anggota DPR Fraksi Golkar mengusulkan tilang elektronik (ETLE) terkoneksi dengan rekening pengguna kendaraan dalam upaya penegakan hukum lalu lintas. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

SUARA CIANJUR - Keputusan Anggota DPR Fraksi Golkar untuk mengusulkan tilang elektronik (ETLE) terkoneksi dengan rekening pengguna kendaraan telah menjadi sorotan utama dalam upaya penegakan hukum terkait pelanggaran lalu lintas.

Supriansa, anggota DPR Komisi III, mengungkapkan keyakinannya bahwa sistem ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam hal penegakan disiplin.

Menurut pandangan Supriansa, implementasi tilang elektronik yang terhubung dengan rekening pengguna kendaraan akan membutuhkan upaya keras dalam menjaga keamanan dan akurasi data yang terkait.

Namun, menurutnya, keuntungan yang dihasilkan jauh lebih besar daripada kerumitan teknis yang terlibat.

Salah satu manfaat utama dari sistem tilang elektronik yang diusulkan adalah kemampuannya untuk memotong denda pelanggaran langsung dari rekening masyarakat atau mengenakan tagihan ke kartu kredit mereka.

Hal ini akan memudahkan penagihan dan mempercepat proses pembayaran denda, sehingga meningkatkan efektivitas penegakan hukum dalam lalu lintas.

Supriansa percaya bahwa dengan adanya sistem tilang elektronik yang terhubung dengan rekening pengguna kendaraan, masyarakat akan merasa terdorong untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Dengan adanya konsekuensi finansial yang langsung terkait dengan pelanggaran yang dilakukan, diharapkan masyarakat akan lebih berpikir dua kali sebelum melakukan pelanggaran lalu lintas. (*)

Baca Juga: Prabowo-Erick Unggul, Ganjar-Ridwan Kamil dan Anies-AHY Terdepak!

Load More