SUARA CIANJUR - Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengungkapkan keheranannya terhadap kekayaan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun.
Ia menyatakan bahwa ponpes tersebut merupakan pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar di Indramayu.
Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Lucky saat ia dipanggil oleh penyidik Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan terkait kasus penodaan agama yang melibatkan Panji Gumilang.
Lucky mengakui bahwa ia pernah dua kali mengunjungi ponpes yang dipimpin oleh Panji.
"Saya mau lihat semuanya yang heboh-heboh ini. Saya bilang heboh karena memang semua serbabesar. Ini pesantren terbesar se-Indonesia, tanahnya besar sekali," jelas Lucky.
Tidak hanya itu, Lucky juga menyinggung bahwa Al-Zaytun tercatat sebagai pembayar PBB terbesar di Indramayu.
Hal yang sama juga terjadi pada tagihan listrik ponpes tersebut.
"Saya tahu darimana, karena Al Zaytun adalah pembayar PBB terbesar, dan pembayarannya dilakukan kepada pemerintah daerah Indramayu. Tagihan listriknya pun mencapai ratusan juta rupiah, sekitar Rp 170 juta. Pertanyaannya adalah, dari mana uang tersebut berasal?" singgungnya. (*)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Mahfud MD Vonis 10 Tahun Penjara Panji Gumilang dan Denda 500 Miliar
-
Survei LSI: 79,6% Mayoritas Masyarakat Mendukung Tindakan Hukuman untuk Panji Gumilang
-
Terkuak! Mahfud MD Ungkap Hubungan Menarik Antara Panji Gumilang dengan Gerakan Darul Islam dan NII
-
CEK FAKTA: 16 Saksi Utama Al-Zaytun Ditangkap dan Nyawa Panji Gumilang Terancam Dibinasakan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
5 Moisturizer yang Cocok untuk Usia 40-an, Jadikan Kulit Kenyal dan Halus
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru