SUARA CIANJUR - Ratusan warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menemui kesulitan setelah tercatat memiliki utang pinjaman uang dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Akibat masalah ini, polisi setempat harus membentuk posko aduan untuk menangani kasus tersebut.
Pemicu masalah ini bermula dari tagihan uang yang diterima oleh warga dari PNM.
Menariknya, banyak warga yang bersikeras bahwa mereka tidak pernah melakukan pinjaman dalam program tersebut. Besarannya pun cukup mencengangkan, yakni rata-rata sebesar Rp 2 juta.
Kaur Umum Desa Sukabakti, Kartini, melaporkan bahwa hingga saat ini sudah ada 407 orang warga yang melapor sebagai korban pencatutan identitas untuk meminjam uang dari lembaga keuangan tersebut.
Hal ini menimbulkan kebingungan dan keprihatinan di kalangan masyarakat, karena banyak dari mereka merasa tidak pernah terlibat dalam aktivitas peminjaman dana.
Dalam menangani kasus ini, polisi terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas pencatutan identitas dan penyalahgunaan program pinjaman modal PNM.
Selain itu, posko aduan juga berfungsi sebagai tempat bagi warga yang merasa dirugikan untuk melaporkan masalah serupa dan memberikan kesempatan bagi pihak berwenang untuk melakukan tindakan yang tepat. (*)
Baca Juga: APPI Desak Ketum PSSI Erick Thohir Agar Pemain Asing Tak Ada di Liga 2, Apa Alasannya?
Berita Terkait
-
Viral! Dua Paskibraka Gagal Seleksi dan Digantikan dengan Anak Polisi
-
Bejat! Pelatih Paskibra Tertangkap karena Memperkosa 13 Siswi di Sumsel
-
Tragis! Suami Bebas Meski Menganiaya Istri Hamil, Polisi Menilai Tindakan Sebagai Tindak Pidana Ringan
-
DPRD Jawa Barat Tunggu Surat Kemendagri untuk Penentuan Pj Gubernur
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Hobi Checkout Baju Picu Clutter Lifestyle dan Sampah Tekstil Meningkat?
-
Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?
-
Terdampak Konflik Geopolitik Global, Ratusan Umat Buddha Tetap Gelar Doa Damai di Borobudur
-
Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis
-
Promo Indomaret 4 Hari: Indomie 3 Bungkus Rp 8.700
-
Mencekam, Kronologi Perampokan Lansia di Kudus, Pelaku Masuk Lewat Jendela Pukul 2 Pagi
-
Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot
-
Viral Sapi Kurban Kabur hingga Naik ke Pelaminan Warga, Suasana Hajatan Mendadak Heboh
-
Kulkas Penuh Daging, Dompet Kering Melompong: Fenomena Unik Pasca-Iduladha
-
376 Ribu Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Setahun, Indonesia Masih Darurat KDRT