SUARA CIANJUR - Mengkonsumsi sayuran memang baik untuk tubuh dan cara mengolahnya pun berbagai macam diantaranya direbus, dikukus digoreng dan diberi kuah.
Proses mengolah sayuran yang benar tentunya akan membuat tubuh menjadi sehat karena terserapnya zat-zat yang terkandung dalam sayuran ke dalam tubuh.
Namun sayangnya, beberapa makanan diolah dengan cara yang salah dan memiliki efek yang serius bagi tubuh, tentunya efek tersebut akan terasa beberapa tahun kedepan.
Dilansir Suara Cianjur, dari akun Instagram @dietmakansihat, ada 3 jenis sayuran yang tidak boleh digoreng:
1. Kol Putih
Kol putih, merupakan salah satu sayuran yang mengandung vitamin C yang tinggi dan sulfur. Kol dapat membantu menghilangkan racun (radikal bebas).
Kol Putih dapat dijadikan sebagai pelengkap berbagai macam sayuran, seperti Sop, Asem dan juga Lodeh. Juga kol dapat dijadikan sebagai lalapan dengan cara dimakan mentah atau direbus.
Saat ini banyak yang mengolah kol dengan cara digoreng, sepintas kol goreng enak untuk dinikmati menggunakan sambal, tetapi ternyata kol goreng dapat berpotensi membentuk senyawa karsinogenik.
Senyawa karsinogenik jika dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan resiko terjadinya kanker dan meningkatnya resiko obesitas, penyakit jantung dan masalah kesehatan lain.
Baca Juga: Segini Gaji Fantastis yang Akan Diterima Ahok Jika Jadi Dirut Pertamina
2. Terong Ungu
Terong ungu menjadi makanan kedua yang tidak boleh diolah dengan cara digoreng.
Terong mengandung vitamin C, kalium, fitonutrien dan vitamin B6 yang berfungsi untuk menjaga kesehatan pembuluh darah jantung, mengontrol kadar kolesterol dan meningkatkan kinerja otak. .
Namun saat ini terong ungu banyak dikonsumsi dengan cara digoreng, sehingga dapat merusak kandungan vitamin yang ada dalam terong, selain itu terong goreng juga mengandung lemak yang lebih tinggi.
Beresiko terkena tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, karena penumpukan plak dalam arteri dan menghambat aliran darah terhambat.
3. Brokoli Hijau
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
Peta Persaingan Memanas! 7 Tim Sudah Lolos, 5 Negara Tersingkir di Piala Dunia 2026
-
Guru Selalu Dibilang Pahlawan, Tapi Tidak Dijadikan Prioritas Anggaran
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
Viral Kamari Sky Anak yang Super Anteng, Benarkah Rahasianya Karena Bebas Gula?
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya