Suara.com - Lama menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok santer dikabarkan bakal menjadi Direktur Utama Pertamina menggantikan Nicke Widyawati.
Kabar itu berembus akhir pekan lalu, ketika Menteri BUMN Erick Thohir ketika memantau seleksi tim U-17 di Persija Training Ground, Depok pada Sabtu (22/7/2023). Ia menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu memang dipertimbangkan jadi Dirut Pertamina.
Sehari sebelumnya, Erick juga memanggil Ahok dan Nicke untuk menghadap dirinya. Namun saat itu, Erick tidak menyatakan dengan tegas terkait wacana pergantian posisi Dirut Pertamina. Ia hanya mengatakan, pergantian direksi dalam sebuah perusahaan adalah hal yang wajar.
Jabatan Dirut Pertamina adalah salah satu posisi yang memiliki penghasilan tinggi. Jika memang Ahok nantinya akan menduduki posisi itu, berapakah gaji yang akan ia terima? Berikut ulasannya.
Ketika pandemi Covid-19, tepatnya periode 2020-2021, gaji Direksi Pertamina menjadi sorotan publik. Ini setelah pendapatan Pertamina tengah menurun.
Adapun besaran gaji direktur utama Pertamina ditentukan berdasarkan ketetapan Menteri BUMN dan RUPS Pertamina.
Sementara gaji direksi Pertamina lainnya ditetapkan berdasarkan jabatann. Contohnya wakil direktur utama Pertamina bakal mendapatkan gaji sebesar 95 persen dari gaji dirut. Lalu gaji anggota direksi lainnya besarannya 85 persen dari gaji dirut.
Ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020 lalu, kompensasi direksi dan komisaris Pertamina dalam setahun ditetapkan sebesar USD 38,89 juta, atau setara dengan Rp 565,06 miliar.
Sementara jajaran direksi mendapatkan penghasilan per tahun sebesar USD 27,83 atau Rp 404,31 miliar. Sementara itu, komisaris mendapatkan USD 11,06 juta atau setara dengan Rp 160,75 miliar.
Baca Juga: Dari Pengusaha hingga Narapidana, Rekam Jejak-Kontroversi Ahok Calon Dirut Pertamina
Ketika itu, Pertamina memiliki enam jajaran direksi, termasuk di dalamnya direktur utama. Jika dibagi rata, maka Direktur Utama Pertamina bisa mendapatkan pernghasilan Rp 67,38 miliar per tahun, atau Rp 5,61 miliar per bulan.
Meski disebut-sebut akan menjadi Direktur Pertamina, Menteri BUMN Erick Thohir belum bisa memastikan apakah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok benar akan duduk di posisi itu.
"Saya belum bisa mengkonfirmasi (soal Ahok) kalau memang itu sudah diputuskan. Tapi, saya rasa tour of duty bisa saja terjadi," ucap Erick di kantor BUMN pada Jumat (21/7/2023).
Di samping itu, sejumlah kritikan terkait wacana itu sudah bermunculan. Salah satunya datang dari anggota Komisi VI DPR RI Aman Aka. Ia mengatakan, Ahok belum pantas menjadi Dirut Pertamina. Alasannya, kinerjanya sebagai Komisaris Utama belum begitu menggembirakan.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Dari Pengusaha hingga Narapidana, Rekam Jejak-Kontroversi Ahok Calon Dirut Pertamina
-
Pro dan Kontra Wacana Ahok Jadi Dirut Pertamina, Jokowi Dituding 'Otak' di Baliknya
-
Isu Ahok Mau Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Erick Thohir
-
Teka-teki Isu Ahok Ditunjuk Jadi Dirut Pertamina, Erick Thohir Buka Suara
-
Soal Ahok Jadi Dirut Pertamina, Erick Thohir: Bisa Saja Terjadi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar