SUARA CIANJUR – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll memberikan tanggapan soal pemainnya yang ikut pendidikan Kepolisian. Pelatih asal Jerman tersebut merasa heran dengan kondisi ini karena di Eropa tidak terjadi.
“Saya rasa di Eropa juga tidak ada hal seperti ini, baru juga saya ketemu hal seperti ini. Mungkin kawan-kawan media lebih tahu. Di sini kondisinya, mana yang lebih baik buat Ferarri dll,” ungkap Thomas Doll, dikutip dari laman Instagram @garudaskuad, Sabtu (29/7/2023).
Sebelumnya, Thomas Doll harus kehilangan sementara pemain mudanya, Muhammad Ferarri. Hal ini karena pemain timnas Indonesia U22 tersebut lebih memilih ikut pendidikan Kepolisian dari pada berjuang bersama Persija Jakarta.
“Jadi dia yang memilih untuk pergi, tapi saya bilang pasti ada konsekuensinya, tapi saya sangat tidak senang dengan keputusan ini,” ujar mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.
Thomas Doll menilai bahwa Muhammad Ferarri pergi di momen yang tidak pas, yaitu saat Persija Jakarta sedang berjuang bangkit dari keterpurukan.
“Karena sebenarnya tidak bagus bagi Ferarri untuk masalah sepak bola ya, dan dia pergi juga di momen yang kurang pas, tapi saya rasa pasti keputusan ini karena dari keluarganya," sambungnya.
Persija Jakarta akan kembali tampil dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 melawan Persebaya Surabaya, Minggu (30/7/2023). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial