SUARA CIANJUR - Pasir putih yang indah dan menarik di pantai telah lama menjadi subjek kekaguman dan rasa ingin tahu bagi banyak orang.
Bukan berasal dari tanah yang ada di darat, bukan juga karena erosi. Namun, siapa sangka bahwa pasir putih tersebut berasal dari kotoran ikan lho!
Menurut NOAA, salah satu penyebab dari pasir putih yang sering kita temui tersebut adalah karena ikan kakatua memakan ganggang yang tumbuh di terumbu karang.
Prosesnya, ketika ikan kakatua memakan ganggang, ada terumbu karang yang ikut termakan dan tergigit. Ikan ini mengambil alga dengan mengunyah karangnya yang ada di leher mereka.
Namun karena pencernaannya tidak mampu memproses karang, maka karang yang sudah dikunyah halus tadi keluar menjadi kotoran, dan jadilah pasir putih yang seringkali kita injak di pantai.
Mungkin pertanyaan lain akan muncul, bagaimana bisa ikan mengeluarkan kotoran sebanyak itu?
Faktanya, satu ekor ikan kakatua dapat menghasilkan kotoran sebanyak 900 kg per tahunnya.
Sedihnya, karena fisiknya yang unik berwarna biru menyala, ikan kakatua seringkali diburu hingga kini populasinya sangatlah sedikit.
Jika Ikan Kakatua ini terus diburu, maka jumlah alga akan semakin banyak di laut. Sehingga kondisi terumbu karang tidak lagi sehat.
Baca Juga: Angus Cloud Meninggal Dunia Usai Seminggu Ayahnya Wafat
Akibatnya, selain mengganggu ekosistem, membuat laut tidak indah untuk diselami atau dinikmati ketika snorkeling.
Di mana banyak populasi Ikan Kakatua, maka selain laut indah, ikan-ikan jenis lain akan semakin banyak tinggal di terumbu karang. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama