SUARA CIANJUR – Timnas Indonesia U17 telah melakukan laga uji coba lawan Barcelona Juvenil. Dalam laga tersebut, skuad garuda muda kalah dengan skor cukup telal 0-3.
Menanggapi hal ini, pelatih asal Jerman, Frank Wormuth dikabarkan hasil laga tersebut akan dijadikan ajang untuk membaca kekuatan skuad Garuda Muda. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh pelatih timnas Indonesia U17, Bima Sakti.
“Frank bilang organisasi ini bagus, tadi siang kita ngobrol beberapa, katanya dia mau lihat pemain kita kemampuannya bagaimana tidak bisa dia orang Jerman bawa metode Jerman," ujar Bima Sakti, dikutip dari laman Instagram @garudafighters, Jumat (4/8/2023).
Selain itu, sosok yang saat ini menjadi konsultan timnas Indonesia U17 tersebut sedang membaca karakter dari tiap pemain.
"Dia (Frank Wormuth) harus tahu karakter pemain kita dan tadi dia bilang kita punya kemampuan untuk counter attack tinggal di mana dan siapa yang melakukan," lanjut Bima Sakti.
Timnas Indonesia U17 dipastikan akan berlaga dalam ajang bergengsi Piala Dunia U17, setelah resmi ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah.
Dalam rangka menyambut hal tersebut, PSSI telah melakukan berbagai persiapan seperti seleksi diberbagai daerah, dan menunjuk Frank Wormuth untuk mendampingi pelatih Bima Sakti. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi