SUARA CIANJUR - Bagi para pekerja seni, terutama di bidang musik, Pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan paling berat dalam hidup mereka.
Salah satu contohnya adalah boyband terkenal di Indonesia, yaitu Smash. Mereka juga merasakan dampak berat dari situasi ini.
Setiap anggota, termasuk Muhammad Reza Anugrah atau Reza Smash, juga terdampak oleh kondisi yang sulit ini.
“Kalau dibilang down, wah itu awal banget. Di 2020, enam bulan pertama. Gue ngalamin namanya depresi,” sebut Reza Smash
“Gue bingung, gue anak pertama sekaligus sudah anak satu, gue harus mencukupi dengan apa, gue bingung,” lanjutnya.
Pandemi ini membuat Reza Smash bingung karena tidak bisa mengandalkan honor dari karier menyanyinya.
“Gue ngga bisa maksain dari penghasilan Smash, harus menyelamatkan hidup gue,” kata Reza Smash.
Namun, akhirnya seorang teman Reza menawarkan kesempatan untuk bergabung dalam bisnis perencanaan pernikahan (wedding organizer).
“Untung ada pintu rezeki, WO. Walaupun banyak orang yang mencibir, tapi mereka tau kondisi gue, memberikan dukungan,” tuturnya.
Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Sebut Levy Madinda Belum Paham Permainan
Bahkan sekarang, Reza Smash telah berhasil mendirikan sebuah Wedding Organizer dengan namanya sendiri. Meskipun usahanya baru berjalan beberapa bulan, klien dari mantan anggota boyband Smash ini mulai datang. (*)
Berita Terkait
-
Unik! Gelar Konser Musik Dekat Dengan Area Gedung Jantung Terpadu dan Instalasi Gawat Darurat
-
Penggemar Coldplay dari Indonesia Duet dengan Chris Martin di Atas Panggung
-
Rex Orange County Siap Memukau Indonesia: Jadwal Konsernya Sudah Dirilis, Jangan Sampai Ketinggalan!
-
Viral! Pilot Gemakan Lagu Coldplay di Pesawat, Tunjukan Antusias Kedatangan Band Tercinta
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan