SUARA CIANJUR - Industri fast fashion adalah sektor industri dalam dunia mode yang berfokus pada produksi pakaian dengan cepat dan dalam jumlah besar untuk memenuhi tren mode saat ini.
Pendekatan ini sering menyebabkan pergantian gaya yang cepat dan mendorong konsumen untuk sering membeli pakaian baru dengan harga rendah.
Akibat dari tren ini, sebanyak 92 juta ton sampah tekstil terbuang setiap tahunnya.
Sebagai bentuk awareness dan bentuk kecintaan pada bumi, sebuah gerakan mulai bermunculan untuk memerangi trend fast fashion, salah satunya adalah outfit repeater.
"Outfit repeater" adalah istilah yang digunakan untuk menyebut seseorang yang sering kali mengenakan pakaian yang sama atau gaya yang serupa berulang-ulang dalam periode waktu tertentu.
Dalam industri fast fashion, movement ini tentu dinilai sangat merugikan. Namun, menjadi outfit repater sebenarnya dapat mendukung kesadaran tentang masalah berlebihan konsumsi dalam industri fast fashion.
Menggunakan pakaian berulang kali dan menciptakan gaya dari pakaian yang sudah dimiliki dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang diakibatkan oleh pembelian pakaian baru secara berlebihan.
Hal ini tentunya bisa menjadi langkah kecil untuk mengurangi dampak negatif dari industri fast fashion. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Sidang Putusan Kasasi Ferdy Sambo Lawan Vonis Mati Digelar Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Promo Hingga September! BRI Tebar Diskon Harian Jutaan Rupiah di Tiket.com
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
KSSK Klaim Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak