SUARA CIANJUR – Legenda hidup futsal dunia, Ricardinho soroti kualitas Federasi Futsal Indonesia. Menurutnya, federasi bekerja sangat buruk sehingga Indonesia akan sulit berkembang.
“Federasi bekerja sangat sedikit dan sangat buruk di futsal Indonesia. Akan sulit untuk melampaui level yang mereka miliki sekarang,” ujar Ricardinho.
Selanjutnya, pria asal Portugal tersebut menilai bahwa Indonesai tidak akan bisa bersaing dengan negara-negara lainnya.
“Federasi adalah kunci untuk bisa mulai bersaing dengan negara-negara seperti Thailand atau Jepang. Di sini (Indonesia) mereka tidak melihat futsal sebagai olahraga profesional,” lanjut mantan pemain terbaik dunia tersebut.
Sebelumnya, Ricardinho beberapa musim bermain di Liga Futsal Indonesai, bersama klub yang dimiliki sosok Atta Halilintar, yaitu Pendekar FC. Dirinya berhasil membawa pengaruh yang banyak terhadap kualitas Futsal Indonesia.
Rencananya, Ricardinho juga akan membawa beberapa pemain berbakat Indonesia untuk bisa bersaing di kompetisi Eropa.
“Tantangan besar saya adalah mencoba membawa dua atau tiga pemain berkualitas tinggi dari Indonesia untuk bermain di Eropa,” sambungnya.
Kabarnya, nama pemain timnas Indonesia, Evan Soumilena akan dibawa Ricardinho untuk bermain di Liga Futsal Portugal.
Sementara itu, sebelum membela Pendekar United, Ricardinho sudah malang melintang di dunia futsal dunia. ercatat pemain berjuluk magisto mendapatkan gelar UEFA Futsal Cup tiga kali tepatnya 2009–2010 bersama Benfica serta 2016–2017 dan 2017–2018 bersama Inter FS. (*)
Baca Juga: Jokowi: 15 Tahun Lagi RI jadi Negara Maju, Tapi..
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah