SUARA CIANJUR - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tegas mengutuk peristiwa penganiayaan yang terjadi terhadap warga Aceh oleh oknum anggota Paspampres.
Dalam insiden ini, seorang warga asal Aceh diduga diculik dan dianiaya oleh sejumlah anggota Paspampres, tindakan yang dianggap biadab dan tidak dapat diterima.
Partai PPP mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan menuntut agar kasus ini ditangani dengan transparan serta pelaku dihukum seberat-beratnya.
Salah satu anggota DPR RI dari Dapil Aceh I, Illiza Sa'aduddin Djamal, dengan tegas mengatakan bahwa tindakan tersebut adalah suatu kejahatan yang merenggut hak asasi manusia.
Ia menekankan bahwa tidak ada alasan apapun yang dapat melegitimasi penghilangan nyawa seseorang.
Sikap tegas dan penegakan hukum yang adil harus menjadi prioritas dalam menangani kasus semacam ini.
"Tidak seorang manusia pun berhak menghilangkan nyawa seseorang manusia," tegas Illiza Sa'aduddin Djamal dikutip Rabu (30/8/2023).
Anwar Idris, anggota DPR RI dari Dapil Aceh II, juga menyoroti urgensi respons serius dari pemerintah terhadap kasus ini.
Ia menekankan bahwa pihak keluarga korban harus mendapatkan perhatian dan dukungan, baik dari Panglima TNI maupun pemerintah pusat.
Baca Juga: Belum Ada Kepastian Revisi Undang-Undang Militer Menyusul Kasus Penganiayaan Oleh Oknum Paspampres
Dalam situasi yang menegangkan seperti ini, dukungan moral dan bantuan material kepada keluarga korban sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesejahteraan mereka.
"Kami meminta pemerintah merespon kasus ini secara seríus , pihak keluarga korban harus mendapat perhatian dan santunan dari Panglima TNI maupun pemerintah pusat," ujar Anwar Idris. (*)
Berita Terkait
-
Belum Ada Kepastian Revisi Undang-Undang Militer Menyusul Kasus Penganiayaan Oleh Oknum Paspampres
-
Kemampuan Mengerikan dan 6 Hal Wajib Tahu tentang Tjakrabirawa dan Paspampres
-
Imam Masykur Diseret Saat Salat, Tindakan Keji Paspampres Riswandi Manik dan 8 Fakta Mengerikan Terungkap
-
Heboh Kasus Penganiayaan Dilakukan Oknum Paspampres, Berikut Sejarah Terbentuknya, Cegah Pembunuhan Presiden Soekarno
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif