SUARA CIANJUR – Baru-Baru ini, publik Indonesia dihebohkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Pelaku adalah bernama Riswandi Manik (RM), diduga melakukan pembunuhan terhadap warga Aceh, Imam Masykur (25). Motifnya pun diduga adalah karena pelaku mencoba memeras korban dengan memintan uang sejumlah Rp. 50 juta.
Hal ini tentu membuat heboh, dan nama satuan Paspampres dikenal publik. Terdapat fakta menarik dari cikal bakal terbentuknya satuan ini.
Awal Mula Terbentuknya Paspampres
Paspampres awal mulanya dibentuk karena terdapat berbagai ancaman pembunuhan terhadap presiden pertama Indonesia, Soekarno. Adapun beberapa peristiwa yang mengancam nyawa Presiden Soekarno diantaranya adalah peristiwa perebutan kekuasaan tanggal 3 Juli 1946, peristiwa granat Cikini tanggal 30 November 1957, peristiwa MIG-15 “Maukar” tanggal 9 Maret 1960, peristiwa pelemparan granat di Jalan Cendrawasih tanggal 7 Januari 1962 dan peristiwa penembakan pada saat Idul Adha di halaman Istana Merdeka Jakarta tanggal 14 Mei 1962.
Atas hal ini, Jenderal A.H Nasution berinisiatif untuk membentuk satuan yang khusus bertugas untuk mengamankan Presiden. Maka dari itu terbentuklah suatu satuan yang bernama Resimen Tjakrabirawa.
Perkembangan Terbentuknya Paspampres
Setelah terbentuknya Resimen Tjakrabirawa, di era Soeharto satua ini berubah menjadi Pasukan Pengawal Presiden (Paswalpres). Selanjutnya, Berdasarkan Surat Keputusan Pangab Nomor Kep /02/II/1988 tanggal 16 Februari 1988 Paswalpres masuk dalam struktur Paspampres Bais TNI.
Dalam perkembangan selanjutnya mengingat kata pengamanan dinilai lebih tepat digunakan daripada pengawalan karena mengandung makna yang menitikberatkan kepada keselamatan objek yang harus diamankan. Sesuai dengan tuntutan tugas sebagai Pasukan Pengawal Presiden nama satuan Paswalpres diubah menjadi PASPAMPRES (Pasukan Pengamanan Presiden).
Baca Juga: Nangis Kejer! Bocah di Jakarta Barat Nyangkut di Pagar Warga usai Nyolong Buah
Berita Terkait
-
Paspampres Riswandi Manik Jadi Mesin Pembunuh, Terbongkar 8 Fakta Terbaru Imam Masykur, Jual Obat Terlarang, 2 Diculik, 1 Jasad Dibuang di Karawang
-
7 Data Terbaru Kasus Paspampres Praka Riswandi Manik Culik dan Bunuh Imam Masykur, Terbongkar Gara-Gara Barang Korban
-
Apa Motif Penganiayaan dan Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bos Go Ahead Eagles Pasang Badan untuk Dean James, Sebut NAC Breda Ketakutan Degradasi
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
Kim Sejeong Resmi Tinggalkan Jellyfish Setelah 10 Tahun, Bakal Gabung BH?
-
Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris
-
Vivo X300s Gegerkan Pasar: Kamera 200MP, Baterai 7100mAh, Fitur Super Lengkap
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Film Peaky Blinders: The Immortal Man, Lebih Personal Kendati Melelahkan
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean