SUARA CIANJUR - Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PDIP, Edy Wuryanto, telah memberikan sejumlah rekomendasi kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengatasi masalah polusi udara.
Rekomendasi pertama adalah meminta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, untuk melakukan kampanye masker secara massif kepada masyarakat. Ini merupakan langkah awal dalam upaya melindungi warga dari dampak polusi udara.
Rekomendasi yang unik dari Edy adalah memanggil Rara, seorang pawang hujan, untuk membantu mengatasi polusi udara.
Edy merujuk pada pengalaman di MotoGP di Sirkuit Mandalika pada tahun 2022, di mana pemanggilan Rara sebagai pawang hujan berhasil.
Meskipun tidak jelas bagaimana ini akan berdampak pada polusi udara, Edy menganggapnya sebagai opsi yang perlu dipertimbangkan.
Panggilan pawang hujan adalah bagian dari budaya lokal yang memiliki tempat tersendiri dalam keyakinan masyarakat.
Meskipun terdengar tidak konvensional, rekomendasi ini mencerminkan keanekaragaman pendekatan yang bisa diambil untuk mengatasi masalah polusi udara.
Masalah polusi udara adalah permasalahan kompleks yang memerlukan pendekatan multidisiplin. Rekomendasi dari Edy Wuryanto mencakup aspek kesehatan, lingkungan, dan bahkan budaya, menunjukkan kompleksitas tantangan yang dihadapi. (*)
Baca Juga: Hujan Meteor Menghampiri Bumi, Akankah Kelihatan di Indonesia?
Berita Terkait
-
Mengerikan! Indonesia Jadi Negara dengan Jumlah Kematian Terbanyak Akibat Polusi Udara, Berikut Daftar Lengkapnya!
-
Viral! Gedung DPR disebut "gedung korupsi" di Maps
-
Jangan Ditiru! Viral Gunung Gede Pangrango 'Dikotori' Oknum Pendaki dengan Smoke Bomb
-
Viral Video Penyiksaan Anak, Dalam Kondisi Telanjang Dipukuli Sampai Menangis Kesakitan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil