SUARA CIANJUR - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, telah mengeluarkan permintaan penting kepada suporter dua klub sepakbola terkenal, Persib Bandung (Viking) serta Persija Jakarta (The Jakmania), untuk melakukan rekonsiliasi.
Permintaan ini muncul setelah terjadi ketegangan antara kedua kelompok suporter menyusul pertandingan antara Persib dan Persija Jakarta dalam BRI Liga 1 2023/2024.
Arya Sinulingga sangat mendesak Viking dan The Jakmania untuk menjalankan proses rekonsiliasi hingga ke akar, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi pusat ketegangan antara suporter Persib dan Persija.
Arya percaya bahwa langkah ini harus dilakukan karena dia memiliki keyakinan besar pada kemampuan elit suporter tersebut untuk menjalankan rekonsiliasi.
"Rekonsiliasi sampai di level akar rumput, khususnya di daerah korwil perbatasan antara suporter Persib dengan Persija. Langkah ini dilakukan sebab kami percaya bahwa teman-teman di elitenya suporter itu oke," kata Arya seperti dikutip dari Instagram @timnas.ig, 4 September 2023.
Menurutnya, rekonsiliasi ini harus mencapai tingkat terendah dalam hierarki suporter, sehingga konflik tidak akan berlanjut di masa depan.
"Tidak hanya di atas, tapi sampai level akar rumput di bawah supaya ada rekonsiliasi dan tidak merembet ke depannya," ucapnya.
Dia menegaskan bahwa tidak ada tempat untuk dendam, dan tujuannya adalah menciptakan perdamaian hingga pada tingkat paling dasar.
Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI itu juga turut mendukung upaya ini.
Baca Juga: Ridwan Kamil Ucapkan Perpisahan ke Warga Jawa Barat, Beri Pesan ke Generasi Muda
Dia menyatakan komitmennya dalam mendorong Viking, Bomber, dan The Jakmania untuk bekerja sama dalam mewujudkan rekonsiliasi yang sangat diperlukan ini.
"Tidak ada dendam. Kami coba untuk mendamaikan hingga level bawah. Ini yang kami lakukan dengan mendorong teman-teman Viking, Bomber dan teman-teman The Jakmania," ujar dia.
Sebagai informasi, pertandingan antara Persija dan Persib berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Sabtu, 2 September 2023.
Pertandingan ini berjalan dengan tingkat persaingan yang tinggi dan akhirnya berakhir dengan skor imbang 1-1.
Namun, setelah pertandingan berakhir, beberapa oknum suporter menunjukkan perilaku yang tidak patut dengan melempar botol air mineral yang masih berbalut plastik ke lapangan.
Meskipun insiden ini terjadi, situasi di dalam stadion masih bisa dianggap relatif kondusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar