SUARA CIANJUR – Belakangan ini, dengan banyaknya pemain yang dinaturalisasi, muncul polemik kubu-kubuan antara pihak yang mendukung pemain local pride dan pemain keturunan. Menanggapi hal ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai bahwa pihaknya harus menjadi bangsa yang terbuka.
"Sama-sama orang Indonesia kan. Saya rasa kalau kita sebagai bangsa kita harus terbuka. Yang namanya olahraga menjadi globalisasi. Yang namanya pemain Indonesia dan diaspora jalan seiring," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @sepakbola.indonesian, Selasa (19/9/2023).
Selanjutnya, Erick Thohir menilai bahwa pencarian pemain diaspora dan naturalisasi adalah untuk kepentingan timnas Indonesia.
"Buat saya siapapun yang mau membela Merah-Putih dan pencarian pemain ini bukan karena unsur kepentingan kelompok/pribadi, tetapi ini yang terbaik untuk tim nasional, ya, kenapa tidak?" sambung Erick Thohir.
Hal ini sontak langsung mendapat ragam komentar dari netizen Indonesia.
“Lokal preett cukup buat turnamen kampung aja seperti Aff karena tidak termasuk agenda fifa, klo buat kelas asia dan dunia ya mesti pemain berkelas eropa asia,” komen salah satu netizen.
“Ambil orang luar keturunan yg kualitas diatas pemain lokal, biar pemain lokal kejar level diaspora. Kalau sama saja ngapain,” komen netizen lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar