SUARA CIANJUR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah resmi menetapkan "WHOOSH" sebagai nama merek atau jenama untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Penamaan ini merupakan hasil dari sayembara terbatas dalam pembuatan desain identitas yang dipimpin oleh tim penilai sejak bulan Juli 2023.
Tim penilai yang memutuskan nama "WHOOSH" dipimpin oleh Triawan Munaf. Mereka melakukan proses penilaian yang cermat untuk memilih nama yang sesuai dengan karakteristik dan nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menjelaskan bahwa filosofi di balik nama "WHOOSH" berasal dari suara lesatan kereta cepat yang umumnya diucapkan oleh masyarakat Indonesia dan internasional. Nama ini mencerminkan kesan kecepatan dan kemajuan.
Selain itu, "WHOOSH" juga memiliki makna sebagai singkatan dari 'Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal', yang menjadi identitas utama dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Singkatan ini mencerminkan komitmen untuk menyediakan transportasi yang efisien dan andal bagi masyarakat.
Dengan penetapan nama merek "WHOOSH," proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini memiliki identitas yang kuat yang dapat dikenal baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Nama ini diharapkan akan membangkitkan minat dan kebanggaan terhadap proyek kereta cepat ini. (*)
Baca Juga: Waduh! Petugas Keamanan Proyek Kereta Cepat Jadi Tersangka, Karena Hal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Serum Wardah untuk Atasi Tanda Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Kencang
-
Kali Wanggu Meluap, 317 Warga Kendari Terpaksa Mengungsi ke Tenda Darurat
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Murah 2026, Performa Ngebut untuk Jangka Panjang
-
Air Laut Pasang dan Hujan Deras Rendam Bone: 2 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
Promo Indomaret 10 Mei 2026, Belanja Hemat untuk Stok Mingguan
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958