SUARA CIANJUR – Kabar mengejutkan datang dari bek timnas Indonesia, Pratama Arhan. Dirinya dikabarkan sedang diminati klub K1 League, Suwon FC.
Meski demikian, beberapa pihak menganggap sinis kabar ini, salah satunya adalah pengamat sepak bola asal Australia, Ben Griffis.
Menurutnya, Pratama Arhan akan digunakan sebagai alat marketing klub asal Korea Selatan tersebut.
“Bagaimana kalau seumur hidupnya Arhan hanya dimanfaatkan sebagai alat marketing. Suwon FC memang lebih baik dari Verdy. Saya tahu dia punya potensi, tetapi dia benar-benar tidak dimainkan di klub sejak pindah ke Verdy,” Ben Griffis, dikutip dari laman instagram @timnasbolaindonesia, Rabu (27/9/2023).
Secara tegas, dirinya menegaskan bahwa jika Pratama Arhan pindah ke Suwom FC, maka akan merusak karirnya.
“Ini jelas 100 persen merusak perkembangan pemain muda," lanjutnya.
Hal ini sontak langsung mendapat reaksi dari netizen Indonesia.
“Memang lumayan, kedatangan arhan di klub cukup menaikan media sosial mereka , maen ga maen fans tetep rame2 kepo ke media sosial tim nya sekarang,” komen salah satu netzine.
“Makanya para nitizen indo, kalau pemain sudah tidak berada di klub itu, langsung saja ramai" unfolow sosmed klubnya,” komen netizen lainnya.
Baca Juga: Biodata dan Profil Denny Cagur yang Namanya Diminta Dicoret KPU Karena Promosikan Judi Online
Saat ini, Pratama Arhan sedang membela klub asal Jepang, Tokyo Verdy. Dirnya kurang mendapat kesempatan di klub yang bermain di J2 League tersebut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tembok Kokoh Garuda: Emil Audero Lakukan 6 Penyelamatan Krusial Lawan Genoa
-
Mengenal Kegunaan Toner untuk Wajah, Wajib atau Hanya Buang-Buang Uang?
-
Epson Mantapkan Strategi 2026 untuk Indonesia: Energi Efisien dan TKDN
-
Apakah Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Indonesia? Begini Penjelasan Ilmiahnya
-
Paula Verhoeven Curhat di Medsos, Sinyal Sulit Bertemu Anak
-
Bibir Hitam Cocok Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 6 Rekomendasi Penyelamat Agar Tampil Cerah
-
Gak Perlu Naik Motor Lagi! Ini 5 Opsi Mobil Bekas 70 Jutaan yang Siap Diajak Mudik Lebaran 2026
-
3 Fakta Lucas Lee, Pemain Keturunan Calon Penerus Maarten Paes di MLS
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
-
Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara