SUARA CIANJUR - Keinginan Cyrus Margono, kiper klub Liga Yunani Panathinaikos B, untuk membela Timnas Indonesia tampaknya belum menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, yang mengatakan bahwa Cyrus Margono saat ini tidak masuk dalam radar Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi.
Dikutip dari @blitznews_football Kamis (5/10/2023), Arya Sinulingga menjelaskan, "Sampai hari ini (Cyrus Margono) tidak masuk dalam radarnya STY (Shin Tae-yong)."
Hal ini menunjukkan bahwa peluang Cyrus Margono untuk bermain untuk Timnas Indonesia belum terbuka dan belum ada rekomendasi dari pelatih terkait hal ini.
Dalam upaya untuk dinaturalisasi dan menjadi bagian dari Timnas Indonesia, biasanya pelatih akan memberikan rekomendasi kepada pihak berwenang, seperti Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI). Hingga saat ini, belum ada langkah konkret yang diambil terkait pemain ini.
Meskipun demikian, dalam dunia sepak bola, situasi dan keputusan bisa berubah sewaktu-waktu.
Cyrus Margono dan pihaknya mungkin akan terus berupaya untuk mendapatkan perhatian pelatih Timnas Indonesia dalam upaya untuk mewujudkan keinginan mereka.
Waktu akan menunjukkan apakah peluang ini akan terbuka di masa depan atau tidak. (*)
Berita Terkait
-
Baru Gabung Persebaya, Ernando Ari Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Ungkapan Satire Bos Borneo FC Terhadap Shin Tae Yong Setelah Pemainnya Tak Dipanggil
-
Komite PSSI Jelaskan Kenapa Wasit BRI Liga 1 Selalu Buat Kesalahan, Ini Faktornya!
-
Erick Thohir Menetapkan Target Realistis untuk Timnas Indonesia dalam Piala Dunia U-17
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa
-
Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak II Bisa Digunakan Masyarakat Tahun 2027
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?
-
Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur
-
Di Balik Modal Sarjana: Pendidikan Tinggi dan Racun Bernama Prestise Sosial
-
Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024