Deli - Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi yang semakin berkembang banyak membawa manfaat serta mempermudah kehidupan masyarakat. Padatnya jadwal sehari-hari dan berbagai kegiatan yang dimiliki seseorang pun kini menjadi semakin terbantu dengan hadirnya ragam perangkat berteknologi mumpuni.
Saat ini kita juga semakin didorong untuk dapat menunaikan segala tanggung jawab dari mana saja termasuk dari rumah. Saat inilah hadirnya sistem pintar di rumah menjadi semakin dibutuhkan dan dapat menjadi solusi bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya dari sistem teknologi yang digunakan, sebuah hunian juga dapat dikatakan pintar jika dalam penggunaannya hunian tersebut dapat membuat sang penghuni nyaman dan tetap produktif di rumah.
Dalam mewujudkan hunian pintar tidak selamanya membutuhkan peralatan yang mahal dan ongkos besar, karena berbagai pilihan produk atau perangkat smart home dengan harga yang ramah di kantong pun kini dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita.
Christian Sugiono, Actor & Entrepreneur mengatakan, sebagai seorang aktor, pengusaha sekaligus orangtua yang memiliki segudang tanggungjawab dan jadwal yang padat, sistem smart home sangat menjadi solusi yang dapat membantu saya dalam meringankan pekerjaan sekaligus menghemat waktu.
"Banyak orang mengira bahwa untuk mewujudkannya membutuhkan dana yang besar. Padahal pada kenyataannya, hunian pintar juga bisa diciptakan dari berbagai aspek. Seperti di rumah saya sendiri misalnya, kami selalu menjaga barang-barang dan rumah tetap tersusun rapi dan bersih, juga memanfaatkan setiap ruangan yang ada di rumah dengan maksimal untuk mendukung aktivitas kami sehari-hari seperti untuk bekerja, belajar hingga berolahraga," katanya, Selasa (24/5/2022).
"Intinya, saya ingin memastikan bahwa semua penghuni bisa tinggal dengan nyaman di rumah. Dan dengan teknologi yang semakin berkembang saat ini kita dapat dengan mudah menemukan banyak smart home appliances serta berbagai kebutuhan rumah lain dengan harga terjangkau di sekitar kita," sambungnya.
Revano Satria, Architect menambahkan, pengaplikasian sistem smart home di rumah menjadi semakin populer karena dianggap dapat memudahkan kehidupan serta kegiatan sehari-hari penghuninya.
Bukan hanya dari segi penggunaan perangkat teknologi yang mutakhir, sebuah rumah juga dapat dikatakan sebagai smart home ketika mengedepankan ketepatan desain, fungsionalitas dan juga pemilihan peralatan rumah tangga.
"Jadi istilah konsep smart home itu sendiri adalah ketika secara keseluruhan sebuah rumah bisa menjadi hunian yang tidak hanya pintar secara teknologi yang dipakai, tetapi juga disaat yang bersamaan dapat menciptakan suasana bahagia dan mendorong produktivitas para penghuninya," kata Revano.
Revano memastikan bahwa masyarakat tak perlu khawatir karena kini siapa saja bisa mewujudkan smart home impian mereka. Adanya platform e-commerce seperti Shopee telah memudahkan semua orang untuk menemukan perlengkapan smart home berkualitas dengan harga terjangkau yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penghuni.
Sebelum mulai menciptakan hunian pintar ramah kantong versi-mu, simak terlebih dahulu beberapa hal yang perlu diperhatikan dibawah ini:
Gali informasi tentang keunggulan konsep smart home
Sebelum kamu memutuskan untuk ikut mengadopsi sistem smart home di hunian-mu, pastikan bahwa kamu telah memiliki informasi yang cukup mengenai konsep smart home itu sendiri.
Terdapat beberapa keunggulan smart home yang bisa kamu manfaatkan di dalam hunianmu, seperti sistem smart home dengan gadget nirkabel yang dapat menghemat tenaga dan waktu penghuni atau juga hunian pintar yang rapi dan tertata. Sehingga konsep smart home yang kamu terapkan nantinya dapat mengakomodir segala kebutuhan dan memberikan kenyamanan yang maksimal bagi penghuni.
Sesuaikan dengan budget yang kamu miliki
Untuk dapat membangun hunian pintar yang ramah dikantong, tentu berbagai perlengkapan smart home yang kita beli harus disesuaikan dengan budget yang kita miliki. Setiap berbelanja, jangan lupa untuk melakukan komparasi harga antar barang.
Berita Terkait
-
Tren Hunian Sehat Pascapandemi Meningkat Versi World Economic Forum
-
Jakarta Darurat Hunian, DPRD DKI Wanti-wanti Nasib Warga Terdampak Relokasi Normalisasi Sungai
-
Mau Beli Rumah? Ini Alasan Kenapa Lewat Agen Properti Bisa Jadi Keputusan Paling Aman
-
Tren Hunian Pet Friendly di Jakarta: Apa yang Harus Diperhatikan?
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan