/
Minggu, 19 Juni 2022 | 11:07 WIB
dok Tokopedia

Deli - UMKM menjadi salah satu penggerak roda ekonomi. Untuk itu, para UMKM diharapkan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus berkontribusi pada pemulihan ekonomi.

Seperti halnya Uma Hapsari, pemilik usaha Amazara. UMKM asal Yogyakarta yang sejak 2015 fokus berjualan sepatu perempuan. Pada 2017 Uma mulai menjual produknya di Tokopedia.

"Berjualan online adalah cara efektif saya untuk memperluas pasar. Kini jumlah pelanggan saya mengalami peningkatan setiap bulannya dan mampu memproduksi ribuan sepatu," kata Uma dalam keterangan yang diterima, Minggu (19/6/2022). Uma pun membagikan tips sukses untuk mengembangkan bisnis online.

1. Ciptakan Produk yang Berbeda dan Disukai Pasar

Sangat disarankan untuk menjual produk yang dicari dan dibutuhkan masyarakat. Pastikan kualitasnya pun baik serta memiliki keunikan agar semakin menarik perhatian pembeli.

2. Inovasi Produk secara Berkala

Sejak awal berdiri pada 2015, Amazara hanya menjual alas kaki jenis slip-on. Uma mulai jeli melihat kebutuhan pasar dan kini berinovasi dengan merilis jenis lainnya seperti heels, sneakers, flat shoes, dan sandal.

3. Gunakan Fitur dan Aktif Ikuti Kampanye 

Dengan Inisiatif Hyperlocal, Tokopedia memberikan berbagai fitur. Salah satu yang difavoritkan Amazara adalah fitur Rilisan Spesial. Fitur ini memudahkan penjual untuk promosi launching produk baru. 

Sebab toko penjual berkesempatan masuk di berbagai halaman strategis Tokopedia, misalnya muncul di halaman Gebyar Koleksi spesial, sehingga calon pembeli lebih mudah melihat produk yang sedang promo.

4. Manfaatkan Gudang Pintar 

Demi menjangkau pembeli hingga ke seluruh Indonesia, Uma memanfaatkan fasilitas gudang pintar Dilayani Tokopedia. 

Sejak menggunakan layanan ini, pembeli Amazara di luar Pulau Jawa meningkat drastis dan bisa menjangkau pembeli hingga ke Papua.

5. Semangat Kolaborasi

Salah satu kunci memperkuat bisnis adalah dengan berinovasi dan berkolaborasi. Seperti Amazara yang bekerja sama dengan pabrik hingga industri rumahan di berbagai daerah, seperti Sidoarjo, Bandung, Bogor dan Jakarta. 

Load More