Deli-Operasi Patuh Toba 2022 telah memasuki hari ke 12, Jumat (25/6/2022). Hingga sejauh ini, tercatat sebanyak 14.213 pelanggaran telah dilakukan, baik oleh pengendara mobil maupun sepeda motor.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan, dari jumlah tersebut, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara (Sumut) telah mengeluarkan sebanyak 13.821 teguran dan dan 392 Etle statis.
"Sampai hari ke 12 ini, 13.821 teguran dan dan 392 Etle Statis telah dikeluarkan. Totalnya ada 14.213 pelanggaran," ungkapnya, Sabtu (25/6/2022).
Sementara itu, Hadi juga menjelaskan, selama Operasi Toba ini dilakukan, lima kejadian kecelakaan lalulintas telah terjadi. Dari rangkaian kejadian tersebut, sambung dia, telah menyebabkan 13 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 20 luka ringan.
"Untuk kerugian materil ditaksir mencapai Rp75 juta rupiah," jelasnya.
Namun Hadi menerangkan, dibandingkan dengan Operasi Patuh Toba 2021, kejadian kecelakaan lalulintas tahun ini mengalami penurunan 94,12 persen. Untuk korban meninggal dunia turun 56,67 persen, korban luka berat turun 94,29 persen dan korban luka ringan turun 71,83 persen.
"Tahun lalu kecelakaan lalulintas yang ada sebanyak 85 kejadian, dengan 30 korban meninggal dunia, 35 orang luka berat dan 71 korban luka ringan," terangnya.
Sebelumnya, Hadi menuturkan, selama digelarnya Operasi Patuh Toba ini, personel yang dilibatkan akan terus melakukan pengaturan arus lalulintas khususnya dalam mengurai kemacetan. Menurutnya, dengan mengedepankan edukasi dan penerapan tilang teguran, bertujuan untuk membantu mengingatkan masyarakat betapa pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas.
“Kami harap masyarakat lebih tertib dan disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas karena ini demi keselamatan kita bersama," tegasnya.
Baca Juga: Polisi Sudah Keluarkan 1.139 Teguran dalam Operasi Patuh Toba
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh