Deli.Suara.com – World Health Organization (WHO) sudah menerima laporan kalau kasus cacar monyet sudah meluas sampai ke-12 negara non endemis 3 regional WHO, antara lain regional Eropa, Amerika dan Western Pacific.
Kabar ini tentunya membuat pemerintah di seluruh dunia waspada dengan penularan, gejala dan pencegahan cacar monyet ini.
Berbagai spesies hewan telah diidentifikasi rentan terinfeksi virus cacar monyet. Meskipun memiliki nama cacar monyet, namun penting untuk diketahui bahwa monyet bukanlah reservoir utamanya.
Jika ditanya apakah cacar monyet menular? Jawabannya iya. Cacar monyet itu dapat menular dengan suatu sebab. Dilansir dari Litbang Kemkes RI, penularan virus cacar monyet dari hewan ke manusia atau dari manusia ke manusia dapat terjadi ketika:
1. Seseorang bersentuhan dengan virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus.
2. Penularan juga dapat terjadi kalau virus melewati plasenta dari ibu hamil ke janin.
3. Seseorang melakukan kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada orang yang terinfeksi.
4. Seseorang melakukan kontak dengan bahan yang telah menyentuh cairan atau luka tubuh, seperti pakaian atau linen dari seseorang yang sudah terserang virus cacar monyet.
5. Seseorang mengalami kontak langsung dengan luka infeksi, koreng atau cairan tubuh penderita.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Asisten Shin Tae-yong Ungkap Ada Kesamaan Gaya Bermain Timnas Indonesia U-16 dan Senior
6. Virus menyebar melalui droplet pernafasan ketikan melakukan kontak dengan penderita secara berkepanjangan.
Sementara itu, gejala cacar monyet pada manusia akan terlihat mirip seperti gejala cacar air. Perbedaan utamanya adalah cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening sedangkan cacar air tidak.
Gejala cacar air akan muncul setelah masa inkubasi yang biasa terjadi antara 6 sampai 13 hari.
Kemunculan gejala yang lebih parah bisa diamati setelah satu sampai tiga hari, penderita mengalami demam.
Penderita akan mengalami ruam yang menyebar. Bisa terlihat pertama kali pada wajah kemudian menyebar ke bagian lain dari tubuh. Penyakit ini biasanya berlangsung selama dua sampai empat minggu.
Umumnya, gejala cacar monyet antara lain sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Apakah Cacar Monyet Menular? Waspadai, Ini Penjelasan dan Gejalanya
-
Bisa Ditularkan saat Hubungan Seksual, Begini Cara Mendeteksi Cacar Monyet pada Pasangan
-
Hits: Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Dibawa Naik Motor Hingga Cacar Monyet Diduga Sudah Masuk RI
-
Ahli Penyakit Dalam Duga Cacar Monyet Sudah Masuk ke Indonesia: Kenali Jalur Penularannya
-
Badan Kesehatan di Inggris Terus Pantau Munculnya Gejala-Gejala Baru Hingga Transmisi Cacar Monyet
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'
-
BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah