Deli.Suara.com - Siswa SD berinisial SRB alias Ragil (11) tewas ditikami saat sedang belajar di ruang kelas sekolah Yayasan Baiti Jannati di Jalan Murai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Selasa (9/8/2022) pagi.
Pelaku yang menikam korban hingga tewas adalah pamanya sendiri. Usai membunuh korban dihadapan guru dan murid, pelaku kemudian kabur meninggalkan lokasi. Pihak sekolah lalu menghubungi keluarga korban.
"Aku yang antar dia bang, naik becak," kata kakak korban Nadia (24) seperti dilansir dari SuaraSumut.id.
Ia mengatakan setelah mengantar adiknya, Nadia lalu kembali pulang ke rumahnya. Sekitar pukul 08.30 WIB, pihak sekolah menghubunginya dan menyampaikan kalau adiknya telah meninggal dunia di dalam ruang kelas.
Mendengar kabar itu, Nadia lalu menghubungi ayahnya dan bergegas pergi ke sekolah. Ia mengatakan pelaku beraksi saat adiknya baru saja membuka buku hendak mulai belajar di ruang kelas.
"Pelaku datang dari arah belakang sekolah, masuk ke sekolah langsung menusuk adik saya pakai pisau disini (bagian dada dan perut)," ujarnya.
"Pelaku paman sendiri, dia sudah beberapa kali mengancam keluarga kami, tapi saya gak tahu apa sebabnya," sambungnya.
Sementara, Ketua Yayasan Baiti Jannati, Waluyo mengungkapkan, kejadian siswa sd dibunuh tersebut terjadi pagi tadi, Selasa pagi, saat murid berada di dalam kelas usai kegiatan apel pagi bersama murid lainnya.
Ia mengatakan sat itu korban masuk ke dalam kelas untuk mengaji membaca surat-surat pendek.
Baca Juga: Komnas HAM akan Periksa Ferdy Sambo pada Kamis 11 Agustus 2022
"Tiba-tiba pelaku datang dan mendobrak pintu kelas. SRB langsung ditusuk pakai pisau di bagian jantung," ungkap Waluyo.
Sontak saja, guru dan siswa lain dalam kelas itu langsung menjerit histeris. Waluyo juga langsung menuju ruang kelas yang sudah gaduh itu.
Dia mendapati SRB sudah tergeletak berlumuran darah. Siswa malang itu kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong saat masih di perjalanan.
Sementara, Polsek Sunggal yang mendapat informasi ini kemudian turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, dan mengevakuasi jenazah siswa sd dibunuh paman tersebut.
Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata mengatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan tersebut.
"Pelaku sedang kita buru," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Sebut Pembunuhan Wanita di Asahan Sumut Telah Direncanakan Pelaku
-
Siswa SD Ditemukan Tewas Terapung di Konawe Selatan, Diduga Korban Pembunuhan
-
Tersangka Pembunuhan Pria yang Dibuang di Jalan Kualanamu Residivis
-
Ini Motif Pembunuhan Pria yang Dibuang di Jalan Kualanamu
-
Pelaku Pembunuhan Pemuda di Kuburan China Ditangkap, Kakinya Ditembak
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
-
Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Umroh Tinggal Janji, 28 Jamaah Gagal Berangkat, Rp701 Juta Dibawa Kabur Travel di Sumsel