Deli.Suara.com - Polisi menangkap dua orang pelaku penipuan yang beraksi dengan modus promo handphone (Hp) murah lewat Facebook.
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial YSD Alias E (26), seorang mahasiswa, dan D (21) seorang nelayan, keduanya warga Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut).
Kasat Reskrim Polres Tanjung BaIai AKP Edi Prasetiyo mengatakan pengungkapan kasus ini bermula pada, Jumat (12/8/2022) silam, pihaknya melakukan penyelidikan tentang dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.
"Yang dilakukan melalui media sosial Facebook dengan cara memposting promo bodong pada story maupun beranda Facebook disertai dengan link yang akan terhubung dengan nomor Whatsapp," ujarnya, Minggu (14/8/2022).
Ia mengatakan dalam aksinya kedua pelaku melakukan promo Hp dengan harga yang sangat murah. Begitu korban tertarik lalu mentransfer sejumlah uang ke pelaku, barang yang dijanjikan tak kunjung datang.
"Aksi kedua pelaku sudah sangat meresahkan masyarakat, korbannya tidak hanya dari Kota Tanjung Balai, Sumut, tapi juga hingga luar Sumut," kata Edi.
Polisi yang melakukan penyelidikan, kata Kasat lalu mengidentifikasi kedua pelaku penipuan itu dan diketahui keduanya berdomisili di Kota Tanjung Balai. Polisi pun bergerak melakukan penangkapan terhadap keduanya.
"Ketika diamankan kedua orang itu tidak sedang melakukan kegiatan promo ataupun transaksi jual beli," kata Edi.
Usai dibekuk, kedua pelaku kemudian diboyong ke Polres Tanjung Balai guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari kedua pelaku polisi turut mengamankan barang bukti sejumlah unit Hp, kartu ATM, dan alat isap sabu.
Baca Juga: Ferdy Sambo Miliki Jaringan Kuat Bisa Bongkar Kasus-kasus Lain, Mahfud MD: 'Banyak Orang Ketakutan'
"Kepada masyarakat yang pernah ditipu dengan modus yang sama untuk segera datang ke Polres Tanjung Balai di unit II Satreskrim Polres Tanjung BaIai guna untuk didata," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Terima Disebut Penipu, Gus Samsudin Minta Ganti Rugi Ratusan Miliar ke Pesulap Merah
-
Mantan Suami Lina Jubaedah Dituding Penipu Kasus Visa Amerika, Korban Beberkan Hal Ini
-
Awalnya Tergiur Gaji Tinggi, Puluhan WNI yang Disekap di Kamboja Ternyata Dipaksa Jadi Penipu Investasi Saham
-
Viral Penipu Ojol Kembalikan Uang saat Tahu Kalau Korban Anak Yatim, Malah Beri Uang Tambahan
-
Viral Penipu Iba dengan Anak Yatim, Uangnya Dikembalikan dan Beri Nasihat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun