Deli.Suara.com - Sebuah video yang menunjuk gerombolan pemuda melakukan penganiayaan terhadap pelajar SMK di Medan, viral di media sosial (Medsos).
Dilihat Suara Deli dari tayangan unggahan video @tkpmedan, Senin (15/8/2022), tampak sejumlah pemuda beramai-ramai memukuli menendang korban hingga jatuh terkapar.
Mirisnya lagi, aksi kekerasan itu terjadi di lingkungan pendidikan yakni di salah satu kampus di Kota Medan.
Zulkikar (40) salah seorang orangtua korban yang anaknya dikeroyok menyampaikan kejadian bermula pada Jumat (12/8/2022) sore, ketika korban AA (16), bermain bola di areal sekolah bersama dengan kelompok diduga pemuda setempat.
Ketika itu, terjadi benturan kaki antara korban dengan terduga pelaku. Korban sempat meminta maaf dan diamini terduga pelaku.
"Tapi, selesai main bola anak saya dikejar, padahal sudah minta maaf. Saat itu, anak saya dan teman-temannya selamat," sebut Zulfikar.
Keesokan harinya, Sabtu (13/8/2022), setelah selesai mengikuti jam pelajaran, kelompok pelaku terduga pemuda setempat tersebut mendatangi korban ke sekolahnya lalu dikeroyok secara brutal.
"Para pelaku menyerang anak saya yang masih berada di sekolahan," kesal Zulfikar.
Dia menyebut, para pelaku tidak mengindahkan walau sempat dilerai petugas keamanan. Mereka mengejar dan menganiaya korban dan sejumlah temannya.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penipuan di Sumut, Modus Promo Hp Murah Lewat Facebook
Atas kejadian ini, keluarga korban menempuh membawa kasus pengeroyokan ini ke ranah hukum dengan membuat laporan resmi ke polisi yang tertuang dalam Nomor : LP/B/2555/VIII/2022/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 13 Agustus 2022.
Karena itu, Zulfikar berharap pihak kepolisian bertindak cepat. Dia khawatir, kawanan pelaku mengulangi perbuatannya jika tidak segera ditindak.
"Ya, itulah harapan saya. Anak saya masih trauma dan dikhawatirkan takut ke sekolah karena bisa saja mengalaminya lagi," tuturnya.
Berita Terkait
-
Sebut Pelajar SMK Tawuran Pakai Celurit Aksi Kriminal, Disdik Sumbar: Ini Bukan Lagi Kenakalan Remaja
-
Fakta-fakta Tawuran Pelajar SMK di Padang: 2 Orang Dibacok Celurit, 6 Ditangkap Polisi
-
Heboh Tawuran Pelajar SMK di Padang, Gubernur Sumbar Singgung Kepsek dan Orang Tua: Harus Bisa Mengendalikan!
-
6 Pelajar SMK Terlibat Tawuran di Padang Diringkus, Ketua Penyerangan Masih Diburu
-
Program U-Connect Bekali Pelajar SMK Ilmu Keamanan Siber
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
5 Lipstik Ombre untuk Bibir Hitam, Pigmented dan Tahan Lama
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Jelang May Day di Semarang, Ahmad Luthfi Tekankan Kondusivitas Kunci Masuknya Investasi Rp110 T
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
KA Argo Bromo Terlibat Kecelakaan Berapa Kali? Publik Soroti Lintasan dan Waktu Tempuhnya
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
-
Bye Wajah Kusam! 4 Rekomendasi Clay Mask Niacinamide Biar Kulit Glowing
-
Lulus Seleksi Administrasi, Kapan Jadwal Tes Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih?