Deli.Suara.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai pengakuan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang diperkosa mendiang Brigadir J adalah hal yang janggal.
Peristiwa yang terjadi di rumah Magelang ada supir Ferdy Sambo yaitu Kuat Ma’ruf dan ART yang bernama Susi.
Secara logika, Brigadir J yang terhitung masih baru keberadaannya di keluarga Ferdy Sambo dibandingkan Kuat Ma’ruf dan Susi, tidak mungkin berpikir untuk memperkosa istri bos yang seorang jenderal.
Selain itu, ada perbedaan usia yang sangat jauh antara Putri Candrawathi dengan mendiang Brigadir J, yaitu 21 tahun.
LPSK menyebut, rekomendasi Komnas HAM untuk mendalami pemerkosaan seperti diakui istri Ferdy Sambo, tidak memperlihatkan aspek TKP Magelang.
Kesaksian istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma’ruf, pelecehan tersebut terjadi pada 7 Juli 2022. Pada rentetan kejadian yang dikisahkan pada 7 sampai 8 Juli 2022, LPSK menilai tidak wajar.
Biasanya, korban perkosaan akan lebih terbuka pada seorang wanita, yang dalam hal ini di Magelang ada Susi.
Namun jika dilihat dari rekonstruksi, istri Ferdy Sambo malah mendominasi adegan dengan Kuat Ma’ruf. Saat rekonstrukai, istri Ferdy Sambo sempat bertanya keberadaan Brigadir J pada Bripa RR.
“PC (Putri Candrawathi) masih bertanya kepada RR ketika itu dimana Brigadir J, jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya dimana Yosua,” ucap Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi, Senin (5/9/2022).
Baca Juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Ada Nama Sambo Hingga Berakhir Ricuh
“Dan kemudian Brigadir J dihadapkan ke ibu PC hari itu di tanggal 7 di Magelang itu di kamar dan itu kan juga aneh, seorang korban mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya. Apalagi misalnya pemerkosaan atau pencabulan. Yang lain itu, Brigadir J sejak tanggal 7 sampai 8 sejak dari Magelang sampai Jakarta masih satu rumah dengan PC,” tambahnya.
Edwin menilai, jika benar ada pelecehan yang dilakukan Brigadir J. Tapi mengapa Putri yang dikatakan menjadi korban terlihat seakan “baik-baik” saja saat terus berhadapan dengan J yang disebut pelaku.
“Korban yang punya kuasa lebih masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil, janggal. Lain lagi Brigadir J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling,” terangnya.
Sementara itu, meski Komnas HAM dan Komnas Perempuan memberikan rekomendasi untuk ditindaklanjuti karena menilai ada dugaan pelecehan seksual, akan tetapi hal itu dinilai janggal oleh LPSK.
Dugaan pelecehan seksual ini menjadi narasi awal istri Ferdy Sambo, dimana Brigadir J melakukan hal terlarang itu di Magelang, bukan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Apa yang dikemukakan Komnas HAM justru berbeda dengan pandangan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang menyebut justru ada yang janggal.
Melihat rekonstruksi dan mendengarkan pengakuan Putri Candrawathi, LPSK menilai kecil kemungkinan Brigadir J melakukan tindak pemerkosaan. “Tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa (pelecehan),” jelasnya.
Edwin mengatakan, jika benar terjadi pelecehan, sama sekali tidak ada terdengar teriakan dari istri Ferdy Sambo.
“Kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” ucap Edwin.
LPSK melihat dari kacamata relasi antara istri Ferdy Sambo dan Brigadir J sangat jauh berbeda.
Dari konteks relasi kuasa, tidak terpenuhi karena Brigadir J merupakan anak buah dari Ferdy Sambo, sementara Putri Candrawathi adalah istri dari seorang jenderal.
Ketika seseorang akan melakukan niat jahat melakukan tindak perkosaan, akan selalu berpikir tidak ada saksi, agar dominasi kekuasaannya bisa memperdaya korban.
“PC (Putri Candrawathi) adalah istri Jenderal (Ferdy Sambo). Ini dua hal yang biasanya terpenuhi dalam kasus kekerasan seksual. Pertama relasi kuasa, kedua pelaku memastikan tidak ada saksi,” jelasnya.
Umumnya korban pelecehan tidak akan mau bertemu dengan pelaku pelecehan. Kemudian, korban pelecehan juga akann berontak dan meminta perlindungan hukum atau ingin melapor pada polisi.
Edwin melihat jika benar ada tindakan asusila yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi, logisnya tidak mungkin korban pelecehan mau berhadapan langsung dengan pelaku pelecehan.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Gegara Pernyataan Desmond Mahesa, DPR RI Jadi Lembaga dengan Komentar Paling Positif Terhadap Putri Sambo
-
PC Tetap Mengaku Diperkosa Brigadir J, LPSK Tetap Sanksikan Peristiwa Itu
-
7 Kejanggalan Dugaan Pelecehan Seksual Putri Candrawathi oleh Brigadir J
-
Kala Polisi Bergeming Ditanya Orator Demo HMI di DPR: Setuju Gak BBM Naik?
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Tolak Jadi Pengacara Ferdy Sambo-Putri Candrawathi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Bangkit di Gianyar! Ricky Nelson Targetkan Persija Kembali ke Jalur Kemenangan Tantang Bali United
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
Karakter Lawas Kembali Muncul di Resident Evil Requiem, Nostalgia RE6
-
John Herdman Sebut Piala AFF 2026 Ujian Nyata Kedalaman Skuad Garuda Sebelum Menuju Piala Asia 2027
-
5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya
-
Mau Dinner Valentine? Ini 5 Ide OOTD Dress ala Seleb yang Bisa Kamu Sontek
-
Saham BUMI Diborong Lagi, Target Harganya Bisa Tembus Level Rp500?
-
Eks Bos GOTO Resmi Masuk Jajaran MGLV, Bakal Masuk Sektor Teknologi?
-
5 Rekomendasi Panci Listrik untuk Anak Kos, Praktis untuk Masak Buka Puasa dan Sahur
-
5 Kandungan Skincare yang Wajib Ada buat Memperbaiki Skin Barrier